Beranda Daerah Pastikan Penerapan Prokes, Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta Monitoring Kawasan Wisata

Pastikan Penerapan Prokes, Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta Monitoring Kawasan Wisata

55
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Purwakarta, Jabar

Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan saat liburan lebaran, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika bersama jajaran Gugus Tugas Covid-19, meninjau beberapa destinasi wisata di wilayah Kabupaten Purwakarta, Sabtu (15/5/2021).

Dalam keterangannya, Ambu Anne mengatakan, selama libur lebaran sejumlah tempat wisata di Kabupaten Purwakarta dibuka agar masyarakat yang tidak mudik bisa liburan di daerahnya sendiri, dengan menikmati tempat wisata.

“Keamanan dan kenyamanan berwisata harus jadi prioritas pengelola wisata, sehingga kerumunan bisa dicegah dan tidak menambah kasus baru Covid-19,” kata Ambu Anne.
Menurutnya, pelarangan mudik merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka penularan Covid-19. Sementara itu, masyarakat masih diizinkan untuk berwisata, tapi hanya di lingkungan wilayah tempat tinggalnya.

Ambu anne juga menginstruksikan kepada para camat dan satgas kecamatan/desa/kelurahan, agar melaksanakan patroli pengawasan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di tempat wisata yang berada di wilayah masing-masing dalam rangka antisipasi Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Jika ada pengelola wisata yang melanggar akan ditutup tempat pariwisata tersebut. Hal tersebut merupakan bagian komitmen untuk menjaga agar tempat wisata tidak menjadi penyebaran atau klaster baru Covid-19,” tuturnya.
Pengelola Kawasan Wisata Lakukan Swab Antigen

Humas Kawasan Wisata Cikao Park, Agung Prasetio menyampaikan, pihaknya telah menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan arahan pemerintah daerah, seperti adanya swab antigen secara random terhadap pengunjung di luar KTP Purwakarta. Hal tersebut semata guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tempat wisata.

“Kami lakukan swab antigen rutin secara random di area wisata selama musim libur panjang. Protokol kesehatan lainnya pun kami jalankan cukup ketat dengan mewajibkan pengunjung gunakan masker dan menjaga jarak,” ujar Agung.
Selain itu, pengelola Cikao Park juga membatasi pengunjung yang datang sekitar 50 persen dari kapasitas seluruhnya yang dapat masuk ialah 20 ribu orang dari luar area Cikao Park sekitar 9 hektare.

“Hari ketiga lebaran, pengunjung yang masuk ke sini (Cikao Park) sekitar 2.000 orang. Jadi, belum mencapai 50 persen. Kami terus berikan himbauan kepada pengunjung dengan menempatkan petugas di setiap area agar tidak menimbulkan kerumunan,” katanya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here