Beranda Hukum Pedagang Dipasar Mbongawani Ende Meregang Nyawa Setelah Disiram Air Keras

Pedagang Dipasar Mbongawani Ende Meregang Nyawa Setelah Disiram Air Keras

85

Seorang pedagang yang kesehariannya berjualan di Kompleks Pasar Mbongawani Ende, Kabupaten Ende, NTT, Meregang nyawa setelah disiram air keras dikompleks pasar  oleh orang yang tak dikenal.

Ende, NTT | Adi Nona, warga Jalan Gajah Madah RT 001/ RW 001, Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, meninggal karena Disiram air keras oleh orang tak dikenal yang menggunakan sepeda motor. Peristiwa naas tersebut terjadi di depan Toko Mama, Jalan Aembonga 3, Kelurahan Mbongawani, Kecamatan Ende Selatan, Sabtu (16/5/2020) sekira pukul 05.30 pagi.

Kasat Reskrim Polres Ende, AKP. Lorensius, yang dikonfirmasi wartawan, Sabtu siang di Mapolres Ende, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Kasat Lorensius menjelaskan, Kronologi kejadian itu, terjadi sekitar pukul 05.15 Wita, korban berangkat ke Pasar Mbongawani menggunakan sepeda motor spin berwarna merah hitam dengan nomor polisi EB 6189 EA untuk berjualan.

Saat tiba di depan Toko Mama, Jalan Aembonga 3, Korban mengalami kejadian nahas tersebut. Korban diduga disirami air keras mengenai bagian wajah dan badan, oleh orang yang tak dikenal.

Setelah disiram, korban sempat berteriak meminta tolong, lalu warga di sekitar kompleks itu menolong dan membawa korban ke RSUD Ende.

Tiba di RSUD Ende, korban sempat ditangani oleh dokter dan masih sadar. Namun sesaat kemudian, korban mengalami sesak napas dan akhirnya meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, dinyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat air keras masuk ke saluran pernapasan. Adi Nona akhirnya meninggal dunia di RSUD Ende.

Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Lorensius juga mengatakan bahwa polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan.

“Kejadian itu benar adanya dan hingga saat ini kita masih melakukan penyelidikan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Ende.

Pantauan Media ini di lokasi kejadian polisi telah memasang police line di lokasi itu. Peristiwa itu juga mengundang perhatian warga Kota Ende dan datang ke lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Ngopi Bareng, Kapolresta Manado Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

Beberapa warga yang ditemui media ini di lokasi kejadian mengaku resah dan takut jika pelaku belum ditangkap. “Motifnya apa kita tidak tahu. Semoga Polisi cepat mengungkapnya,” ungkap salah seorang warga.

Komentar Facebook