Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2023 di Sabang Penuh Hikmat

0
26
Foto: Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023 di lapangan dermaga Lanal Sabang, Jumat (10/11/2023).

Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2023 di Kota Sabang penuh hikmat. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan dermaga Lanal Sabang diikuti seluruh Matra TNI, Polri Satpol-PP dan pejabat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang ada di Kota Sabang.

Sabang, Aceh || Inspektur upacara pada peringatan hari Pahlawan 2023, Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Soni Haji Hariyoko, Hanla, M.M., dan yang menjadi komandan upacara Palaksa Lanudal Sabang Mayor Ronald, serta diikuti peserta upacara dari satuan TNi/Polri, Satpol-PP, Korpri dan adik-adik Pramuka.

Inspektur upacara Kolonel Laut (P) Soni Haji Hariyoko, Hanla, M.M., dalam amanat Menteri Sosial Republik Indonesia menyampaikan, peringatan hari Pahlawan tahun ini diambil tema “Untuk Masa Depan Bangsa Dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”.

Tema ini diangkat melalui renungan yang mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata.

“Mengingat kita merupakan pasar yang besar dan dikaruniai begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa seperti tanah yang subur, hasil laut yang melimpah, kandungan bumi yang menyimpan beragam mineral.

Inilah tantangan yang sesungguhnya bagi generasi penerus untuk mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk indonesia bagi kejayaan Bangsa dan Negara. Ancaman dan tantangan ini akan kita taklukkan berbekal semangat yang sama seperti dicontohkan para pejuang 10 November 1945.

Tidak mudah memang, tapi pasti bisa. Karena Pahlawan Bangsa telah mengajarkan kita nilai-nilai perjuangan. Nilai yang jika kita ikuti niscaya membawa jejak kemenangan.

Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dalam membela kebenaran serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan kelompok dan atau diri sendiri.

Para Pahlawan telah mengajarkan kepada kita bahwa kita bukanlah bangsa pecundang, kita tidak akan pernah rela untuk bersimpuh dan menyerah kalah. Sebesar apapun ancaman dan tantangan akan kita hadapi. Dengan tangan mengepal dan dada menggelora.

Dengan berbekal bambu runcing para Pahlawan dalam pertempuran 10 November mengahadapi musuh yang merupakan pemenang perang dunia dengan persenjataan terbaik.

Rakyat bergandeng tangan dengan para tokoh masyarakat dan pemuda agama berikut pengikutnya, bersama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero Nusantara semua melebur menjadi satu yakni “Merdeka Atau Mati”.

Kita bersyukur saat ini semangat untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan dan dilihat dan dirasakan denyutan di seluruh pelosok negeri. Semangat berasal dari nilai perjuangan Pahlawan Bangsa di tahun 1945. Dimana semangat yang membawa kita untuk menolak kalah dan menyerah pada keadaan menyatukan kita dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Serta juga memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan mewujudkan masa depan yang lebih baik, bersama kita bangun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang makin maju dan sejahtera,” demikian amanat Menteri Sosial Republik Indonesia.

Usai pelaksanaan upacara peringatan hari Pahlawan, kemudian seluruh pejabat dan undangan melakukan penaburan bunga di laut teluk Sabang, yang dipimpin langsung oleh Danlanal Sabang Kolonel Laut (P) Soni Haji Hariyoko, Hanla, M.M., serta pejabat Forkopimda. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here