Pembangunan 3 RKB SMPN 1 Ndona di Lokoboko Mangkrak, Kadis P & K Harus Bertanggungjawab

0
18

Pembangunan 3 (tiga) Ruang Kelas Baru (RKB) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Ndona di Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende mangkrak, hingga kini tak kunjung diteruskan.

Ende, NTT // Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SMPN 1 Ndona yang bersumber dari DAK TA 2021, namun hingga kini gedung tersebut menjadi mubazir dan tidak bermanfaat, ditinggalkan begitu saja tanpa ada kelanjutannya.

Mirisnya, belum selesai pembangunan ruang kelas baru di SMPN 1 Ndona, kini dibiarkan begitu saja dan kontraktornya sudah kabur entah kemana. Diduga pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende mendiamkan saja, padahal pembangunan gedung ruang kelas tersebut dimulai sejak bulan Juli tahun 2021 silam dan sampai sekarang pembangunan ruang kelas baru mangkrak dengan kondisi memprihatinkan dan bahkan papan proyek pun telah dilepas.
Hasil investigasi media ini, bahwa terdapat paket pekerjaan pemeliharaan gedung bangunan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan putus kontrak, belum selesai dan belum dikenakan denda.

Pada tahun anggaran 2021 Pemerintah Kabupaten Ende menganggarkan belanja barang dan jasa pada laporan realisasi anggaran (Audited) senilai Rp. 246.744.419.066.63 dengan realisasi senilai Rp. 203.516.954.449.79 atau sebesar 82,47% dari anggaran dalam realisasi tersebut, diantaranya untuk belanja pemeliharaan gedung dan bangunan dengan realisasi senilai Rp. 4.070.468.357.00.

Dinas P dan K Kabupaten Ende pada tahun anggaran/ TA 2021 merealisasikan belanja pemeliharaan gedung dan bangunan senilai Rp. 2.130.705.147.00, berdasarkan pemeriksaan dokumen dan fisik atas realisasi belanja pemeliharaan gedung bangunan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K), diketahui bahwa terdapat 3 (tiga) paket pekerjaan yang sumber dananya berasal dari DAK yang terlambat diselesaikan, 1 (satu) diantaranya adalah pekerjaan rehabilitasi ruang kelas pada SMP Negeri 1 Ndona.

Pekerjaan rehabilitasi ruang kelas pada SMP Negeri 1 Ndona dilaksanakan oleh CV. Mitra Sahabat Jaya sesuai kontrak nomor : 257/PPK.P&K/ TENDER.DAK.REHAB/VII/2021 tanggal 8 juli 2021 senilai Rp. 429.702.800.00, jangka waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut adalah 120 hari kalender, dimulai pada tanggal 9 Juli 2021 sampai dengan tanggal 4 Nopember 2021.
Pengawasan yang begitu lemah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ende, menimbulkan dugaan adanya ada kongkalikong dalam pembangunan gedung kelas baru di SMPN 1 Ndona tersebut.

Diharapkan ada auditor atau pihak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan proyek pembangunan ruang kelas baru di SMPN 1 Ndona di Lokoboko yang mangkrak tersebut.

Informasi yang didapat media ini, Kepala SMPN 1 Ndona, Sovia Ere, S.Pd., pada saat pertemuan dengan orangtua/wali murid menjelang liburan Natal 2023 baru lalu menyampaikan, bahwa terkait dengan pembangunan 3 (tiga) ruang kelas baru pada SMP Negeri 1 Ndona, orangtua/wali jangan tanyakan ke pihak sekolah, tetapi tanyakan langsung ke Dinas P dan K.

“Saya selaku Kepala Sekolah dan Wakil Kepala sekolah kami sudah dipanggil pihak Kejaksaan untuk menjelaskan hal tersebut,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Ndona. (Tim Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here