Beranda Wakil Rakyat Pemerintah Diminta Hati-Hati Dan Jangan Lengah Dalam Penerapan New Normal

Pemerintah Diminta Hati-Hati Dan Jangan Lengah Dalam Penerapan New Normal

15

Penerapan pedoman tentang penerapan tatanan kehidupan normal baru atau New Normal, mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Pemerintah diminta bersikap hati-hati dan jangan sampai lengah, karena bila hal itu terjadi akan berakibat memicu bencana virus corona (Covid-19) yang lebih besar.

Seharusnya pemerintah mengedepankan aspek kesehatan dibanding ekonomi. – Mardani Ali, Anggota Komisi III DPR RI –

Jakarta | Salah satunya tindakan evaluasi berdasar kurva, serta indikasi penyebaran dan jumlah korban. Dalam penerapan New Normal dianggap sebagai langkah penting yang harus dipersiapkan Pemerintah.

“Pemerintah harus terus menerus mengevaluasi kebijakan protokol new normal. Secara periodik harus ada evaluasi berdasar kurva, serta indikasi penyebaran dan jumlah korban. Ini penting agar bisa diambil langkah cepat untuk penanganan Covid-19,” ungkap Anggota Komisi IX, Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Muchamad Nabil Haroen. Saat dikonfirmasi di Jakarta, melalui telepon seluler nya, Selasa (26/05/2020).

Disamping itu, penerapan new normal tanpa ada pengendalian yang baik akan memicu bencana virus corona (Covid-19) yang lebih besar. Karena penerapan New Normal dipandang sebagai upaya pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Mardani Ali, Anggota Komisi III DPR RI

“Akan ada potensi bencana lebih besar tanpa melakukan pengendalian dalam kebijakan ini,” tegas Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Mardani Ali yang juga merupakan Anggota Komisi III DPR RI.

Mardani Ali mengatakan, “seharusnya pemerintah mengedepankan aspek kesehatan dibanding ekonomi,” singkatnya. *(edyson)

Komentar Facebook
BACA JUGA :  Anggota DPRD dan Staf Sekwan Jalani Rapid Test