Beranda Daerah Penanganan Covid-19 : Bupati Dan Wabub Ciamis Donasikan 50% Gaji

Penanganan Covid-19 : Bupati Dan Wabub Ciamis Donasikan 50% Gaji

44
0

Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, Jawa Barat mendonasikan 50% gaji untuk untuk penanganan Covid-19 dan santunan untuk warga yang terdampak selama 3 bulan kedepan dimuali bulan April.

Ciamis, Jabar | Demikian disampaikan Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra saat memimpin rapat pembahasan terkait Prosedur Tugas pelaksanaan karantina lokal terbatas sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di ruang Operation Room Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Senin (30/03/2020).

“Para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendapatkan Tunjangan Pengembangan Profesi (TPP) juga mendonasikan gaji TPP sebesar 10% dan gaji fungsional sebesar 50%,” katanya.

Anggaran yang terkumpul dari donasi tersebut akan dibelanjakan untuk Alat Pelindung Diri (APD), Operasional penanganan Covid-19 dan santunan bagi masyarakat yang terdampak akibat wabah virus tersebut.

“Dampak ekonomi yang terjadi akibat Covid-19 khusus kepada pelaku usaha informal sangat jelas terasa, daya beli masyarakat menurun, penjual pentol tak bisa jualan di sekolah karena libur dan berbagai usaha lain yang menurun penghasilan signifikan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Ciamis telah mengangarkan sebanyak 8 Milyar dari dana Belanja Tak Terduga (BTT) untuk menangani wabah Covid-19.

“Kebutuhan akan APD untuk mereka yang bergerak di garda depan harus menjadi prioritas demi keselamatan kerjanya,” ungkapnya.

Melonjaknya angka eksodus yang pulang dari zona merah sebanyak 8000 orang lebih menjadi seperti yang disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya pada konferensi pers di salah satu TV Nasional pada Minggu (29/03/2020) Pemkab Ciamis akan memberlakukan kebijakan Karantina Lokal Terbatas yang akan dilaksanakan mulai tanggal 31 Maret – 30 April 2020,” tuturnya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Ciamis H. M. Soekiman menerangkan, Kebijakan Karantina Lokal Terbatas ini bukan sperti Lockdown yang membatasi akses masuk dan keluar, untuk Karantinan Lokal Terbatas ini hanya memperketat pengawasan bagi masyarakat yang pulang ke Ciamis baik dari zona aman maupaun zona merah.

“Kita akan melakukan pengecekan disetiap kendaraan dan penumpangnya yang masuk perbatasan Ciamis dan melakukan pendataan kepada setiap pendatang dengan mengindentifikasi by name by address terkait usia jenis kelamin dan kesehatan badannya,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here