Beranda Hukum Pengacara Bharada E Mengundurkan Diri, Andreas Nahot Silitonga Bungkam Alasannya

Pengacara Bharada E Mengundurkan Diri, Andreas Nahot Silitonga Bungkam Alasannya

43
0
Foto: Kuasa hukum Bharada E, Andreas Nahot Silitonga (kiri).

Jakarta, Bhayangkarautama.com

Pihak pengacara Bharada Eliezer atau Bharada E, Andreas Nahot Silitonga, mengatakan mengundurkan diri.

Diketahui, sebelumnya Bharada E telah berstatus tersangka atas kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Bharada E ditetapkan tersangka seusai penyidik melakukan gelar perkara. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, mengatakan pemeriksaan saksi pun sudah dianggap cukup.

Andreas Nahot Silitongan mengatakan mengundurkan diri saat ditemui awak media di Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (6/8/2022).

“Kami sebagai (dahulu) tim penasehat hukum Bharada Eliezer pada hari ini datang ke Bareskrim Polri untuk menyampaikan pengunduran diri kami sebagai penasehat hukum Bharada E,” ujarnya, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Sabtu (6/8/2022).

Foto: Andreas Nahot Silitonga, saat mendatangi kantor Bareskrim Polri, Sabtu (6/8/2022).

Di sisi lain, Andreas Nahot Silitonga tak membeberkan alasan yang jelas mengapa mengundurkan diri di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

Namun, dirinya mengatakan telah mengungkapkan alasan pengunduran diri kepada Kabareskrim Polri, Kombes Pol Agus Andrianto.

“Mengenai alasan-alasan pengunduran diri kami itu sudah kami sampaikan pada Kabareskrim, untuk selanjutnya dapat diperlakukan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.

“Dan kami tidak akan membuka pada publik saat ini apa sebenarnya alasan kami untuk mengundurkan diri,” tegasnya.

“Karena kami sangat menghargai hak-hak hukum dari setiap pihak yang terlibat di dalam perkara ini,” imbuhnya.

Kendati demikian, Andreas Cs tidak bertemu langsung dengan penyidik saat menyerahkan surat pengunduran diri.

“Kami sangat sayangkan, kami maksudnya baik menyampaikan surat cuma tadi tidak ada yang menerima mungkin, karena hari libur juga, kami memutuskan untuk menyampaikan via WhatsApp,” kata Andreas.

Karena itu, Andreas bakal menyambangi Bareskrim Polri guna menyerahkan surat tersebut pada Senin (8/8).

“Kami akan kembali hari Senin untuk menyampaikan suratnya secara fisik,” kata Andreas Silitonga. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here