Beranda Daerah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Menolak Gugatan Yulius Dagilaha Karena Dinilai Prematur

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Menolak Gugatan Yulius Dagilaha Karena Dinilai Prematur

39
0
Dr. Muhajir, SH., MH.
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Tobelo, Halut

Langkah Yulius Dagilaha, SH., dalam gugatannya terhadap Partai Demoktrat (AHY dan TRH) di PN Negeri Jakarta Pusat, akhirnya terhenti setelah PN Negeri Jakarta mengeluarkan Amar Putusan
Perkara Perdata Khusus Partai Politik Nomor : 325/Pdt.Sus-Parpol/PN.Jkt.Pst, antara Yulius Dagilaha sebagai penggugat “melawan” DPP Partai Demokrat (AHY dan TRH) sebagai tergugat, Senin (2/08/2021).

Berikut petikan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat :
1. Mengabulkan Eksepsi Tergugat;
2. Menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini (kompetensi absolute);
3. Menyatakan Gugatan Penggugat Dalam Perkara Nomor:325/Pdt.Sus-Parpol/PN.Jkt.Pst, adalah Prematur;
4. Membebankan biaya perkara dalam perkara ini kepada Penggugat;

Hal ini disampaikan Dr. Muhajir, SH., MH., selaku Kuasa Hukum Partai Demokrat. Objek perkaranya yaitu Yulius Dagilaha menggugat pemecatan dirinya dari keanggotaan Partai Demokrat.

Jadi mengacu pada Undang-Undang nomor 2 tahun 2011 tentang Partai Politik dan AD/RT Partai Demokrat, dimana jika anggota Partai tidak menerima terhadap keputusan DPP partai maka yang bersangkutan harus melakukan keberatan atau gugatan ke internal partai yaitu Mahkamah Tinggi Partai dan Yulius tidak melakukan itu tapi malah sebaliknya ke Pengadilan Negeri Jakarta.

“Jadi sekali lagi, pemecatan Yulius Dagilaha dari keanggotaan Partai Demokrat sudah memenuhi prosedur dari DPP Partai Demokrat,” jelas Muhajir. (Roby Pangemanan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here