Beranda Daerah Penguatan Ekonomi Sektor Perdagangan, Bupati Purwakarta Canangkan Pasar Sehat

Penguatan Ekonomi Sektor Perdagangan, Bupati Purwakarta Canangkan Pasar Sehat

29
0

Purwakarta, Jabar

Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta terus menggulirkan sejumlah program guna mendorong penguatan ekonomi kerakyatan dan industri mandiri yang berwawasan lingkungan di wilayahnya.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menuturkan, sektor UMKM dan perdagangan selama ini menjadi salah satu urat nadi perekonomian masyarakat di wilayahnya. Atas dasar itu, pihaknya terus mensupport supaya sektor tersebut bisa berkembang. “Salah satu upaya kami, yakni dengan cara penguatan di pasar tradisional,” ujar Ambu Anne, Selasa (2/3/2021).

Menurutnya, selama ini pasar tradisional memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Di Purwakarta sendiri saat ini sudah ada beberapa pasar tradisional, yaitu Pasar Citeko, Pasar Rebo, Pasar Leuwipanjang, dan Pasar tradisional Wanayasa. “Kita dorong terus supaya pasar tradisional ini lebih representative. Sehingga, baik pengunjung ataupun pedagangnya bisa nyaman saat bertransaksi,” katanya.
Ambu Anne juga menjelaskan, pihaknya akan terus mendorong supaya pasar-pasar tradisional di wilayahnya menyandang predikat pasar sehat. Memang untuk saat ini baru pasar tradisional Wanayasa yang sudah berpredikat pasar sehat. “Pasar tradisional Wanayasa, kedepannya akan dijadikan pasar tradisional percontohan untuk pasar-pasar lainnya yang ada di Purwakarta,” tuturnya.

Ia menambahkan, pasar sehat harus menjadi komitmen bersama. Artinya, bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola pasar tapi semua pihak, baik itu para pedagang maupun pembeli harus memiliki kesadaran untuk menjaga dan merawat pasar tersebut.

Salah satunya, kata dia, bisa dengan membiasakan atau meningkatkan kesadaran mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dan mendorong supaya para pedagang bisa lebih meningkatkan kebersihan di lingkungan pasar. “Kalau pasarnya bersih, dipastikan pembeli pun akan merasa lebih nyaman,” ujarnya.

Di masa pandemi ini pun, pihaknya telah meminta kepada seluruh pengelola pasar untuk menyiapkan tempat cuci tangan, termasuk meminta supaya mengintensifkan penyemprotan di seluruh areal pasar, supaya tercipta rasa aman bagi pedagang yang ada di pasar maupun pengunjung dari penyebaran Covid-19.

“Pasar selama ini menjadi simpul kerumunan masyarakat. Untuk itu harus disiapkan upaya pencegahan, supaya penyebaran virus corona bisa diantisipasi,” tutup Ambu Anne. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here