Beranda Daerah Pengurus RT Kelurahan Sindangkasih Arahkan KPM Tetap Belanja Sembako Di E Warong

Pengurus RT Kelurahan Sindangkasih Arahkan KPM Tetap Belanja Sembako Di E Warong

66
0

Purwakarta, Jabar

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang saat ini diberikan dalam bentuk uang tunai dengan sebutan Bantuan Program Sembako (BPS) tahun 2022, telah digulirkan pemerintah pusat melalui PT. Pos Indonesia kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Untuk Kabupaten Purwakarta, Prov. Jawa Barat, PT. Pos Indnesia telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu/KPM kepada 29.765 KPM yang tersebar di 17 kecamatan.

Sesuai dengan petunjuk teknis dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, bantuan uang tunai untuk kebutuhan KPM berupa Karbohidrat, Protein Hewani, Protein Nabati, dan Vitamin terhitung dari bulan Januari – Maret 2022.
Demi perputaran roda perekonomian mikro, dalam juknis juga disampaikan kepada KPM untuk berbelanja sembako di warung-warung dimana saja yang ada di lingkungan masing-masing.

Namun berbeda dengan yang terjadi pada KPM di Kelurahan Sindangkasih, Kec. Purwakarta, Kab. Purwakarta, Prov. Jabar, dimana salah seorang Ketua Rukun Tetangga (RT) memerintahkan warga penerima untuk tetap belanja sembako di e warong yang ada di kelurahan tersebut.

Menurut KPM yang tidak bersedia disebut identitasnya, dirinya disuruh ketua RT untuk membelanjakan bantuan uang tunai sebesar Rp 400 ribu di e warong milik Ida, yang berada di Gang Wortel Kel. Sindangkasih, padahal tempat tinggalnya di sekitaran Pasar Rebo Purwakarta.

“Saya ikut aja yang disampaikan ibu RT,” cetus warga RT/RW. 30/03 tersebut, Selasa (1/3/2022).

Menurutnya, dirinya khawatir bila tidak mengikuti arahan ketua RT tersebut, kedepan tidak lagi mendapat bantuan.
Lurah Sindangkasih, Oyok Wahyudin ketika dikonfirmasi awak media di kantornya mengatakan, tidak ada mengarahkan warga penerima bantuan harus belanja di e warong.

Namun walaupun warga penerima ada yang tetap belanja di e warung, dia setuju juga karena bagaimanapun pemilik e warong juga warga Kelurahan Sindangkasih.

“Bu Ida pemilik e warong kan warga saya juga,” ujar Oyok.

Ketika ditanya awak media kemungkinan ada arahan dari dirinya ke para ketua RT untuk menggiring KPM belanja ke e warong, Lurah Oyok menampik.

“Saya tidak mengharuskan belanja di e warong, apalagi mengarahkan ketua RT. Nanti saya coba klarifikasi pada ketua RT 30, sore ini juga saya panggil ke Kelurahan,” pungkasnya. (Jim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here