Beranda Liputan Khusus Pengusaha Muda Property Ini Raih Kesuksesannya Dengan Modal Awal Kecil

Pengusaha Muda Property Ini Raih Kesuksesannya Dengan Modal Awal Kecil

7295
0

Aswin Yanuar, CEO PT. Maswindo Bumi Mas (Superland and Estate) pemuda asal Sidoarjo, Jawa Timur yang baru berusia 31 tahun ini sukses dalam usahanya di Bidang Property pada usianya yang masih tergolong muda.

Sidoarjo, Jatim | Aswin saat diwancarai media ini menyampaikan, “awalnya saya hanya mempunyai modal Rp. 10 juta namun dalam kurun waktu 5 tahun omzet saya mencapai puluhan milyar,” ungkapnya.

Aswin Yanuar, pemuda kelahiran 7 Januari 1989 dan telah mempunyai 4 orang anak ini mengisahkan perjalanan hidup dan karirnya hingga bisa meraih keberhasilan seperti sekarang ini menjadi seorang Milyarder muda.

Rumah Mewah Tampak Luar PT. Maswindo Bumi Mas

“Pada Tahun 2015 saya hijrah dari Jakarta ke Surabaya untuk memulai karir di dunia property, awalnya saya hanya sebagai marketing tanah kavling milik keluarga sendiri, sambil belajar tentang aturan dan segala legalitas dalam property,” ujarnya.

“Setelah berjalan kurang lebih 4 bulan, Tuhan membukakan jalan untuk saya dengan mempertemukan saya dengan orang yang akan menjual tanahnya dan saya disuruh untuk menjualnya atau untuk di kavlingkan dengan perjanjian bagi hasil (kerja sama),” imbuhnya.

“Namun tanah tersebut sayangnya tidak ada akses, sehingga harus membeli tanah yang ada didepannya, disini saya mendapakan tantangan karena pemilik tanah depan yang harus kita bebaskan lahannya tersebut merupakan musuh bebuyutan, sehingga saya merasa kesulitan untuk bisa memperoleh persetujuan dan bisa membeli tanah tersebut untuk dijadikan jalan akses ke tanah yang harus saya jual tersebut hingga berkali-kali mendatangi namun belum membuahkan hasil,” ujarnya.

Setelah berupaya dengan berbagai cara, “Alhamdulillah saya berhasil mendamaikan mereka dan malahan bekerjasama dalam mengelola tanah tersebut dan hasilnya dari kedua tanah tersebut saya mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 350 juta dalam waktu dua bulan,” terang Aswin dengan nada senang.

“Disini pengalaman yang paling berharga karena dalam hidup saya sebelumya saya belum pernah pegang uang segitu banyaknya jadi saya takut memegang uang tersebut, lantas saya memutuskan untuk cari lahan atau tanah untuk dijual lagi dengan harapan akan terus mendapatkan keuntungan,” tambahnya.

Singkat cerita dalam kurun waktu dua tahun usaha yang dirintis Aswin yang terkenal ramah tersebut berjalan dengan mulus dan lancar, Aswin lantas memutuskan untuk membangun rumah buat keluarga kecilnya dengan ukuran hanya seluas 55M dibangun dua lantai, uniknya saat rumah tersebut sudah selesai pengerjaannya dengan tidak diduga banyak tetangga yang menawar atau berniat membeli rumah Aswin karena suka dengan designnya, dari situ Aswin akhirnya berpikir ada bakat di design.

Namun dalam perjalanan usahanya tersebut bukannya tidak ada rintangannya, hal ini terungkap saat Aswin menyampaikan bahwa pernah ditipu oleh karyawannya sendiri sehingga menderita kerugian senilai kurang lebih Rp. 600 juta.

Aswin pun dengan berat hati memutuskan untuk menjual rumahnya, melalui proses yang amat berat dan Aswin pun membeli sebuah rumah di Desa Wage Kecamatan Taman dari hasil penjualan rumahnya yang lama, berangsur-angsur ekonomi Aswin mulai membaik kembali, namun usahanya di bidang property tersebut awalnya selalu rugi atau balik modal saja.

Agar mempunyai skill (kemampuan, red) dalam desain rumah mewah, Aswin terus belajar tentang bagaimana cara membuat rumah yang nyaman, mewah dan fungsional serta ada kolam renangnya.

“Beberapa rumah saya jual hanya balik modal, dan kalaupun untung, untungnya pun buat makan keluarga sehari- hari, jadi rugi terus atau kalau orang lain bilang mungkin hanya menghabiskan biaya dan waktu saja, namun tekat bulad saya selalu ingin belajar dan belajar,” ujar Aswin.

“Keajaiban Tuhan pun terjadi, di sisi lain jual rumah saya juga masih jual tanah kavling pekarangan dan anehnya saya selalu dapat tanah murah saat itu, rejeki dari Tuhan, sehingga di tanah kavlingan saya mendapatkan keuntungan yang lumayan besar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Aswin menceritakan Karena takut uangnya habis, maka hasil dari penjualan tanah pekarangan secara kavling tersebut Aswin memutuskan untuk mengumpulkan pemasukannya untuk digunakan kembali membeli tanah serta membangun rumah mewah.

“Diluar dugaan peminatnya amat sangat banyak, padahal saya jualnya cash keras lho sampe 2 Milyar namun banyak yang mau membeli, walaupun ada beberapa unit belum di bangun namun sudah terjual cash keras,” semangatnya.

Semua jerih payah Aswin akhirnya membuahkan hasil dan sekarang Aswin tumbuh menjadi seorang pengusaha dengan perusahaannya sebagai CEO PT. Maswindo Bumi Mas (Superland and Estate) yang tidak ada kerjasama dengan Bank ataupun pembiayaan lain, Aswin pun merasa sangat bangga karena sekarang dalam usahanya Aswin bisa mempekerjakan lebih kurang 150 orang karyawan dengan asset saat ini mencapai kurang lebih 70 Milyar.

Diakhir wawancaranya dengan media ini, Aswin dengan keramah tamahannya menyampaikan bahwa, “kalau mau jadi pengusaha utamakan kerugian diawal untuk mendapatkan keuntungan diakhir, jangan takut memulai dan jangan takut rugi serta jangan pernah takut menghadapi masalah, sebesar apapun masalah itu, niscaya tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya,” tutup Aswin Yanuar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here