Beranda Hukum Penyidikan Kasus Investasi Illegal MeMiles Berlanjut Di Polda Jatim

Penyidikan Kasus Investasi Illegal MeMiles Berlanjut Di Polda Jatim

112

Tiga anggota keluarga Cendana dijadwalkan untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus investasi illegal MeMiles yang mempunyai omzet lebih dari Rp761 Milyar oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur hari ini, Rabu (22/01/2020).

Jatim | Mereka adalah AHS, FFC dan IAR yang disebut-sebut menjadi member MeMiles yang telah menerima reward hingga ikut terseret penyidikan.

Direskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Gidion Setiawan membenarkan hal tersebut, “hari ini pemeriksaan terhadap AHS, FFC dan IAR yang sudah ada konfirmasi kehadirannya,” ujar Kombes Pol Gidion Setiawan seperti dilansir vivanews.com.

Ketiga nama tersebut bergabung sebagai member MeMiles dan telah mendapatkan reward/hadiah berupa dua unit mobil, dimana hal tersebut disampaikan sebelumnya oleh Kapolda Jatim Irjen Polisi Luki Hermawan, “Mendapatkan reward kendaraan mewah dua. Kita lihat lagi di pemeriksaannya nanti,” ujarnya.

Sementara untuk Tata Janeeta yang merupakan seorang penyanyi juga akan penuhi panggilan dari penyidik hari ini yang seharusnya Tata Janeeta diminta kedatangannya pada Selasa, 21 Januari 2020 kemaren.

Selain itu dijadwalkan juga pemeriksaan terhadap artis Adjie Notonegoro yang belum jelas informasinya apakah Adjie akan datang atau tidak.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jatim mengungkap investasi ilegal MeMiles yang berkedok jasa pemasangan iklan. Yang dijalankan oleh PT Kam and Kam dimana selama delapan bulan berhasil merekrut anggota 264 ribu orang, Aliran aang yang berhasil dihimpun dari para anggota lebih dari Rp761 miliar dari satu rekening.

Uang sebanyak Rp128,1 miliar, belasan mobil dan beragam barang lainnya ikut disita pihak Kepolisian sebagai barang bukti.

Heboh kasus investasi illegal karena diduga ikut menyeret nama beberapa artis terkenal. Polisi sudah menetapkan lima tersangka dalam kasus MeMiles ini, dua bos PT Kam and Kam, KTM dan FS, motivator sekaligus perekrut artis berinisial ML alias Dokter Eva, tim IT MeMiles berinisial PH, dan satu tersangka baru berinisial W.

BACA JUGA :  Personil Gabungan Polres Polman dan Polres Majene Bekuk Pelaku Penganiayaan

Sumber : vivanews.com

Facebook Comments