Beranda Bhayangkara Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Pengungkapan Kasus Narkoba

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Pengungkapan Kasus Narkoba

195
0
RSUD Tobelo

Bandung, Jabar

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar memusnahkan barang bukti narkoba dan minuman keras, hasil pengungkapan sejak Juli hingga Desember 2020. Pemusnahan yang dipimpin Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri M.Si., berlangsung di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (22/12/2020).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala BNNP Jabar, Brigjen Pol. Sofyan Syarif, Kepala Kanwil Bea Cukai Jabar, Syaifullah Nasution, dan pimpinan lembaga terkait.

Kapolda Jabar menyampaikan, “Bahayanya narkoba di sekitar kita ini dan kita harus perangi ini semua.
Kita melaksanakan penegakan hukum sebagai penanggung jawab untuk mengatasi semua ini, harus diungkap kasus dan harus dimusnahkan, serta para tersangka harus ditindak sesuai hukum dan ini untuk menjadi pengalaman dan tindakan jera bagi tersangka”.
“Generasi muda hancur dan para penerus bangsa hancur jika para pemuda sekarang dibiarkan, maka dari itu kita perangi narkoba dan hancurkan, saya yakin dan percaya pasti bisa mengatasi semua ini,” ujarnya.

Kapolda Jabar mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkotika jenis sabu-sabu seberat 14.487,16 gram, ganja 1.500,64 gram, 161.518 butir obat-obatan psikotropika, dan tembakau gorilla atau sintetis dengan berat total 120.641,74 gram.

“Kami juga memusnahkan miras hasil pengungkapan jajaran sebanyak 20.057 botol dan 64 jeriken tuak,” kata Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri M.Si., didampingi Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol. Rudy Ahmad Sudrajat.

Pemusnahan ini, ujar Irjen Pol Drs. Ahmad Dofiri M.Si., merupakan hasil operasi yang dilakukan Polda Jabar beserta jajaran Satnarkoba polres-polres di wilayah hukum Polda Jabar.
“Salah satu pengungkapan dari barang bukti besar yang dimusnahkan yakni penangkapan AHD dan OM, dua kurir sabu-sabu dari Pekanbaru seberat 10 kilogram,” ujar Kapolda Jabar.

Direktur Direktorat Reserse Narkoba, Kombes Pol. Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan, sabu-sabu yang dibawa tersangka AHD dan OM rencananya akan didistribusikan ke pulau Jawa. Untuk mengecoh petugas, sabu itu dibungkus plastik merek teh asal Tiongkok.

“Penangkapan kedua kurir yang berinisial AHD dan OM, dilakukan Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Jawa Barat di Gerbang Tol Cikatama pada 9 November 2020,” kata Direktur Ditres Narkoba.

Selain 10 kg sabu, pengungkapan terbesar lainnya juga dilakukan jajaran Satnarkoba Polrestabes Bandung dengan barang bukti 150 kilogram ganja sintetis atau tembakau gorilla di sebuah apartemen di wilayah Bekasi.

Ganja sintetis tersebut merupakan produksi dari seorang bandar berinisial AA. Pelaku AA menjadikan apartemen sebagai pabrik untuk memproduksi tembakau gorilla.

Adapun bahan baku yang didapat, merupakan kiriman dari Tiongkok, China. Pengungkapan ini, merupakan pengungkapan terbesar, karena melibatkan jaringan internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here