Beranda Daerah Polemik Telah Berakhir, Kades Terpilih Desa Niopanda Resmi Dilantik

Polemik Telah Berakhir, Kades Terpilih Desa Niopanda Resmi Dilantik

67
0
RSUD Tobelo

Ende, NTT

Pelantikan kepala Desa Terpilih Desa Niopanda Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ), Maximus Kebhi yang sempat tertunda akibat terjadinya Polemik pasca proses Pemilihan Kepala Desa serentak bulan Desember 2019 lalu berakhir sudah.

Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad MM., bertempat di aula pertemuan lantai 2 kantor Bupati Ende di jalan El Tari Ende, melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Desa Terpilih Desa Niopanda, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Selasa (20/4/2021).

Proses pelantikan tersebut berjalan aman, lancar dan tertib. Bupati Ende, Djafar Achmad, saat menyampaikan sambutannya mengatakan, bahwa peristiwa pelantikan kepala desa Niopanda ini terjadi atas campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa dan tentunya juga sudah berdasarkan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.
Bupati Djafar Achmad mengatakan, dari aspek kelembagaan dan kepemimpinan dalam tata kelola pemerintahan, jabatan kepala desa sangat strategis sebab Kepala Desa memiliki kewenangan ganda sebagai pemimpin dari komunitas sosial masyarakat yang mengusulkan dan memilihnya serta sebagai kepala pemerintahan desa. Kepala Desa adalah petugas negara yang harus selalu ada di desa, maka wajib dilantik oleh Bupati Kepala Daerah.

Mengingat posisi jabatan Kepala Desa yang demikian penting, kata Bupati Djafar, maka suksesi pemilihan kepala desa gaungnya juga tidak kalah pentingnya dengan pemilihan Kepala Daerah, Gubernur hingga Presiden, sehingga sering menjadi ajang perebutan posisi dan kepentingan.

Kondisi ini demikian, kata Bupati, apabila tidak dikelola dengan bijaksana sesuai ketentuan yang berlaku akan menimbulkan konflik dengan dampak ikutannya berupa kerugian yang besar bagi masyarakat di desa bersangkutan.

Terkait pelantikan Kepala Desa Niopanda terpilih, Bupati Djafar tegaskan, bahwa peristiwa pelantikan ini sebagai jawaban atas berbagai persoalan yang terjadi pasca pemilihan Kepala Desa beberapa waktu lalu dan pelantikan ini dilakukan sudah sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.

Bupati Djafar ingatkan, setelah peristiwa pelantikan ini tidak ada lagi terjadi gesekan-gesekan di masyarakat dan kepala desa berkewajiban merangkul semua masyarakat termasuk mereka-mereka yang tidak sejalan, sebab bagaimanapun semua yang ada di desa masih bertalian darah.
“Setelah ini jangan lagi ada gesekan-gesekan di masyarakat. Kepala desa harus bisa merangkul semua masyarakat termasuk mereka yang tidak sejalan atau beda pilihan. Saatnya sekarang fokus kerja bangun desa,” ungkap Bupati Djafar.

Anggota Komisi ll DPRD Kabupaten Ende, Baltasar Sayetua dari Fraksi PKPI, Daerah Pemilihan 3 (Dapil 3) Kecamatan Kotabaru, saat dikonfirmasi Media ini usai mengikuti acara Pelantikan tersebut mengatakan, sejalan dengan apa yang disampaikan Bupati Djafar, dalam sambutannya, bahwa saat ini tidak ada lagi gesekan-gesekan di tengah masyarakat seperti adanya kubu- kubu ataupun kelompok-kelompok seperti yang terjadi Pasca Pilkades beberapa waktu lalu.

Baltasar berharap, semua persoalan maupun konflik yang terjadi kemarin harus ditinggalkan dan semuanya harus bisa bekerjasama serta mendukung Kepala Desa terlantik ini untuk membangun Niopanda menuju sebuah perubahan.

“Saya mengajak semua warga masyarakat Desa Niopanda, Mari kita menatap kedepan, bersama – sama, bahu-membahu untuk membangun Niopanda yang lebih baik lagi. Hilangkan perbedaan, mari kita bersatu padu, jauhilah perselisihan dan pertikaian pasca Pilkades yang lalu. Saatnya kini kita bangkit bersama untuk membangun Desa Niopanda tercinta sehingga dapat setara dengan desa-desa yang lain yang ada di Kabupaten Ende ini,” ajak anggota DPRD Ende, Baltasar Sayetua.

Sementara, Kepala desa terlantik Desa Niopanda, Maksimus Kebhi, yang dikonfirmasi wartawan usai pelantikan terkait target dirinnya setelah dilantik mengatakan, bahwa saat sekarang ini sudah tidak ada persoalan lagi dan dirinya siap bekerja membangun Desa Niopanda dengan fokus membangun sektor perekonomian, terutama mengembangkan sektor unggulan yang ada di Niopanda yaitu hasil bumi berupa kemiri dan membangun infrastruktur, sehingga dapat mendongkrak perekonomian warga masyarakat Desa Niopanda.

Dikatakan Maksimus Kebhi, dirinya bersama semua stakeholder yang ada segera menyusun program dan rencana untuk membangun Desa Niopanda.
“Setelah Pelantikan ini, saya sudah siap untuk bekerja bersama membangun Desa Niopanda,” ungkap Kades terlantik, Maksimus Kebhi. (Damianus Manans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here