Beranda Daerah Politik Transaksional Dan Masa Depan Rakyat Dalam Pembangunan

Politik Transaksional Dan Masa Depan Rakyat Dalam Pembangunan

49
0

Ende, NTT

Biaya politik yang tinggi agar bisa mengikuti kontestasi perpolitikan adalah bibit dari suburnya politik transaksional. Istilah transaksi sangat melekat dalam dunia bisnis, mulai dari kegiatan tawar menawar harga, sampai menukar barang atau jasa dengan uang. Namun rupanya transaksi seperti itu juga lumrah terjadi dalam dunia perpolitikan.

Penguasa, elit dan masyarakat turut ikut andil memupuk politik transaksional. Ongkos gelap datang dari para pemangku kepentingan untuk memuluskan rencananya. Biasanya para elit ini datang sebagai investor yang berinvestasi dalam kontestasi politik, tentu saja dibelakang itu sudah terjadi transaksi jabatan dan akses kemudahan bila si calon terpilih, sebagai profit dalam bentuk non tunai yang harus dibayarkan kepada pengongkos gelap.

Tidak heran bila belakangan banyak sekali kebijakan yang tidak pro rakyat. Berbicara pembangunan bagi masyarakat, nyatanya ada udang dibalik batu, tetap saja oligarki (kepentingan individual dan kelompok) yang paling diuntungkan dalam setiap kebijakan dan pembangunan yang dicanangkan. 

Politik praktis melahirkan budaya transaksional politik uang untuk bisa memudahkan mencapai target kekuasaan. Transaksi ini melahirkan budaya politik korup dan akan berpihak pada kelompok  oligarki yang banyak diuntungkan dalam proses suksesi politik. 

Implikasi dari politik transaksional akan melanggengkan budaya korupsi, menormalisasi bargaining politik, donatur politik dapat memuluskan bisnisnya serta mendapat tempat strategis dalam tatanan pemerintah dan masyarakat. Akhirnya masyarakat menjadi korban keserakahan dan kesewenang-wenangan penguasa yang sudah terlindungi kebijakan pro penguasa dan oligarki.

Ini diakibatkan karena sikap permisif (rendahnya pemahaman) masyarakat yang memberi ruang untuk memuluskan praktek politik uang bukan tanpa alasan. Faktor pendidikan, pengetahuan dan lemahnya ekonomi menjadi penyebabnya.

Politik transaksional memiliki dampak buruk terhadap masa depan dalam berbagai sektor. Perilaku sewenang-wenang dan menindas hak-hak rakyat oleh para penguasa dilahirkan oleh politik transaksional.

*) Apakah kita mampu menghambat, membatasi, mengurangi dan membendung politik transaksional ini……?

*) Ataukah kita terus membiarkan hal ini terus terjadi..?

Yang membuat kita lumpuh yang berkepanjangan dalam sisi pembangunan. (Damian Manans)

Sumber : Elvis Gadi Kapo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here