Beranda Hukum Polres Ende Belum Umumkan Hasil Otopsi ASN Yang Diduga Dibunuh

Polres Ende Belum Umumkan Hasil Otopsi ASN Yang Diduga Dibunuh

153

Kasus kematian salah satu ASN di kabupaten Ende atas nama Anselmus Wora yang diduga dibunuh di Pulau Ende hingga kini menjadi tanda tanya besar bagi warga kabupaten Ende. Pasalnya, pasca dilakukan otopsi jenazah, Rabu, (27/11/2019) lalu hingga sekarang belum ada penjelasan resmi terkait dengan hasil tersebut.

Ende , NTT | Kini publik diramaikan dengan opini liar dengan berbagai versi soal kematian Ansel Wora. Karena itu warga masyarakat berharap polisi segera mengungkap kasus yang menyita perhatian besar bukan saja warga kabupaten Ende tetapi NTT secara keseluruhan.

Kapolres Ende,  AKBP  Achmad Muzayin, SI.K saat ditanya perkembangan kasus tersebut mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil Otopsi dan jika sudah ada maka akan segera dilakukan gelar perkara dan direncanakan akan dilaksanakan di Polda NTT.

Hal ini dikatakan Kapolres Ende, AKBP. Achmad Muzayin, SI.K usai melakukan silahturahmi dengan DPRD Ende, yang membahas kondisi Kamtibmas di Kabupaten Ende. Lanjut Kapolres, proses penanganan kematian dugaan pembunuhan ASN terus dilakukan dan kini menunggu hasil otopsi, Rabu (15/01/2020).

“Kami serius menangani kasus ini. Kami masih menunggu hasil otopsi dari Tim Inafis Mabes Polri wilayah Bali. Dan jika sudah mendapatkan hasil, segera kami lakukan gelar perkara dan direncanakan akan di Polda NTT,” ujar Kapolres Muzayin.

Ditambahkan Muzayin, pihaknya terus melakukan komunikasi berkaitan dengan hasil otopsi karena bukan saja dari Mabes Polri juga dari Polda NTT karena otopsi dilakukan bersama dengan pihak Polda NTT.

Sementara terkait dengan mengapa gelar perkara dilakukan di Mapolda NTT Kapolres Muzayin lebih jauh menjelaskan dikarenakan Polda NTT juga memback-up kasus ini yang menjadi perhatian besar warga masyarakat NTT secara keseluruhan.

BACA JUGA :  Pembunuhan Di Melawi, Kapolres Himbau Masyarakat Tetap Tenang
Ketua Komisi II DPRD Ende, Yulius Cesar Nonga

Terpisah sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Ende, Yulius Cesar Nonga atas nama DPRD juga mendesak Polres Ende untuk segera mengungkap kasus kematian ASN tersebut yang diduga mati karena dibunuh di Pulau Ende.

Menurutnya, Kapolres dan jajarannya harus secepatnya menangani kasus tersebut supaya ada kepastian hukum soal kematian Anselmus Wora. Menurut Yulius, ini menjadi penting agar bisa menjadi satu bahasa dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat.

Lanjut politisi PKB ini, menjadi penting untuk membendung opini liar dimasyarakat yang  bisa mendatangkan bola liar ditengah masyarakat dengan pemahaman masing-masing. Karena itu, sekali lagi ia mengatakan, dengan penjelasan yang ada setidaknya meminimalisir pemahaman yang liar sehingga tidak membuat masyarakat resah.

“Kita dorong pak Kapolres dan jajarannya untuk segera mengumumkan hasil otopsi atau penanganan sudah sejauh mana. Karena  ada opini liar yang berkembang terkait dengan kematian Ansel Wora. Dengan penjelasan setidaknya bisa meminimalisir opini yang berkembang tersebut yang jika tidak akan membuat resah,” pungkas Yulius.

Untuk diketahui, sejak dilakukan otopsi terhadap jenasah Ansel Wora pada, Rabu 27 November 2019 lalu, hingga kinipun Kepolisian Resort Ende belum mengumumkan hasilnya. Karena itu berkembang opini dimasyarakat sehingga meresahkan banyak warga. Dan hingga kini keluarga pun turut mendesak agar Polisi segera mengumumkan hasil Otopsi tersebut.

Facebook Comments