Beranda Polres Polres Sabang Datangi Grosir Untuk Menghindari Penimbunan Minyak Goreng Dan Kebutuhan Pokok...

Polres Sabang Datangi Grosir Untuk Menghindari Penimbunan Minyak Goreng Dan Kebutuhan Pokok Lainnya

65
0

Sabang, NAD

Polisi Resort (Polres) Sabang turun langsung ke lapangan, untuk melakukan pengecekan adanya penimbunan minyak goreng termasuk kebutuhan pokok lainnya. Dari hasil kerja Polisi tersebut, tidak ditemukan adanya, penimbunan minyak goreng atau kebutuhan pokok lainnya, Kamis (17/3/2022).

Kapolres Sabang AKBP Muhammadun, SH., melalui Kabag Ops Kompol Anton Praptono, SH., MH., kepada media ini mengatakan, kegiatan operasi ke pasar tradisional itu dilakukan untuk mencegah adanya pihak-pihak tertentu yang dengan sengaja melakukan penimbunan miyak goreng atau kebutuhan masyarakat lainnya.

Mengingat akhir-akhir kerap terjadi kelangkaan minyak goreng di masyarakat, konon sebentar lagi bulan suci ramadhan juga tiba, maka dikhawatirkan akan ada yang mencari keuntungan dari kondisi ini di Sabang. Namun tidak ditemukan kekurangan minyak goreng bahkan harga kebutuhan pokok masih stabil di Sabang.

“Alhamdulillah kami tidak menemukan adanya pelaku penimbunan minyak makan di Sabang, bahkan harga kebutuhan bokok disini masih stabil saat memasuki bulan suci Ramadhan,” kata Kabag Ops, Anton Praptono didampingi KBO Satreskrim Polres Sabang, Ipda Rizal Bahnur.

Kompol Anton Pratono menjelaskan, tim gabungan Polres Sabang yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Sabang, didampingi Kaur Binopsnal Satreskrim Polres Sabang Ipda Rizal Bahnur beserta 9 orang personil mendatangi toko-toko grosir yang ada di Sabang.

Hal tersebut berdasarkan perintah Kapolda Aceh pada tanggal 16 Maret 2022, bahwa telah melaksanakan kegiatan pengecekan ketersediaan minyak goreng kemasan dan curah di beberapa Swalayan dan toko grosir yang berada di wilayah hukum Kota Sabang.

“Polres Sabang mendatangi toko klontong Kasi Mura di Jalan Perdagangan Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, toko grosir Sedjiwa, toko Riang, Pasifik Plaza di jalan S. O Surapati, Swalayan Anda jalan Yos Sudarso dan toko grosir UD. Lena di jalan Bai Pass Gampong Cot Bau, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang,” jelasnya.

Diterangkan juga, ketersediaan minyak goreng kemasan dan curah di wilayah Kota Sabang masih mencukupi kebutuhan masyarakat dan tidak terjadi kelangkaan serta dengan harga yang relatif normal.

Pedagang untuk jual beli minyak goreng berjalan secara normal, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak adanya kepanikan masyarakat terkait isu yang berkembang tentang kelangkaan minyak goreng serta tidak adanya indikasi penimbunan secara individual.

“Perolehan minyak goreng kemasan dan curah diperoleh oleh pemilik Swalayan dan toko grosir dari distributor yang berada di Kota Banda Aceh, serta proses pengirimannya dilakukan dengan menggunakan transportasi darat dan laut untuk sampai di Sabang,” terang KBO Reskrim Polres, Ipda Rizal Bahnur

Kapolres Sabang melalui Kabag Ops Polres Sabang Kompol Anton Praptono, S.H., M.H., menghimbau kepada para pemilik Swalayan dan toko grosir agar tidak melakukan penimbunan terhadap minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya. Sehingga, jelang bulan suci ramadhan tidak terjadi lonjakan harga sembako di Sabang.

Amatan media ini, dalam operasi pengecekan ketersediaan minyak goreng di pusat kota Sabang, dilakukan oleh Polres Sabang, sementara Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Sabang tidak terlihat melakukan hal yang sama.

Terkesan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Sabang kurang perduli apa yang sedang dialami masyarakat negeri ini atas kenaikan harga kebutuhan hidup rakyat. Padahal, sebentar lagi masyarakat menghadapi bulan suci ramadhan, dimana kebutuhan dapur semakin meningkat. Sedangkan harga kebutuhan pokok mulai beranjak naik untuk minyak goreng kemasan sendiri naik Rp. 4.000 hingga Rp.6.000 per kaleng. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here