Posko Nataru di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Keberangkatan Penumpang Berjalan Lancar

0
48

Hari ke-14 penyelenggaraan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2023 dan Tahun baru 2024 yang diselenggarakan oleh Ditjenhubla Kemenhub di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam Karimun berjalan dengan aman dan lancar. Semua penumpang yang akan berangkat menggunakan transportasi laut melalui Pelabuhan Sri Tanjung Gelam Karimun dengan berbagai tujuan dapat terangkut semua, Minggu (31/12/2023).

Karimun, Kepri // Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Achmad Zaliansyah, S.IP., ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa penyelenggaraan Posko Terpadu Angkutan Laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 ini dilaksanakan dari tanggal 18 Desember 2023 sampai dengan tanggal 8 Januari 2024.
“Sampai hari ini (31/12), sudah sekitar 2.465 orang penumpang yang berangkat dari pelabuhan ini dan yang datang sekitar 2.104 orang. Dalam sehari sekitar 52 kapal yang kami berangkatkan dengan berbagai tujuan dalam Kepulauan Riau. Keberangkatan penumpang yang ramai terjadi pada tanggal 18 Desember 2023 sampai tanggal 20 Desember 2923 dikarenakan adanya liburan anak sekolah,” ucap Achmad.

Dari pantauan di lapangan, keberangkatan penumpang berjalan tertib dan lancar. Salah seorang penumpang dengan tujuan Tanjung Batu mengatakan, merasa nyaman saat berangkat menggunakan kapal speedboat karena tepat jadwal dan tertib.

Ditambahkan oleh Achmad, selama posko pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait di pelabuhan (TNI AL, POM TNI AD, Koramil, Polres, Basarnas, Dishub, Sat Pol PP, KKP), dan selalu standby melayani para pengguna jasa pelayaran guna kelancaran operasional kapal.
“Kami juga melakukan pengawasan pada saat keberangkatan kapal untuk memastikan kondisi kapal dalam keadaan laik berlayar dan penumpang yang diangkut tidak melebihi kapasitas kapal serta semua penumpang yang berangkat tercantum namanya dalam daftar penumpang, juga kami selalu menghimbau kepada para nakhoda kapal untuk selalu menjaga keamanan dan keselamatan saat berlayar,” terangnya.

“Apabila terjadi lonjakan keberangkatan penumpang maka akan disiapkan 5 unit kapal cadangan, tetapi alhamdulillah hingga saat ini armada kapal yang ada masih dapat mengangkut penumpang yang akan berangkat,” tutup Achmad. (Linda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here