Beranda Daerah PPKM Pertama Di Kabupaten Sidoarjo Terjaring 2.000 Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Pertama Di Kabupaten Sidoarjo Terjaring 2.000 Pelanggar Protokol Kesehatan

120
0

Sidoarjo, Jatim

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pertama di Wilayah Kabupaten Sidoarjo, operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, telah menjaring sebanyak 2.000 pelanggar, baik perorangan maupun tempat usaha.

Setiap hari personil gabungan TNI, Polri, SatPol PP dan Dishub melakukan operasi di titik-titik keramaian. Hingga diakhir PPKM pertama terdapat 2.000 pelanggar protokol kesehatan yang hari ini, Kamis (28/1/2021) mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di lapangan tenis GOR Sidoarjo.

Pj. Bupati Sidoarjo, Hudiyono, bersama Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, serta Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi, sepakat akan melakukan tindakan tegas terhadap tempat usaha maupun rumah makan yang mengabaikan aturan protokol kesehatan.
“Sudah satu tahun ini kita berjuang keras melawan Covid-19. Namun sayangnya, kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan masih kurang. Sudah berkali-kali diingatkan, disiplin protokol kesehatan adalah salah satu cara ampuh menekan laju pertambahan Covid-19, karenanya mari kita tingkatkan disiplin dari diri kita untuk selalu pakai masker, rajin cuci tangan, dan jangan berkerumun,” jelas Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Sumardji, saat mendatangi lokasi sidang tipiring pelanggar Protokol kesehatan di GOR Sidoarjo, Kamis (28/1/2021).

Bahkan pada pelaksanaan PPKM pertama di Sidoarjo, ada sebuah tempat makan baru yang sempat viral hingga menimbulkan kerumunan pengunjung. Karena mengabaikan protokol kesehatan, Pemkab Sidoarjo akhirny menjatuhkan sanksi tempat tersebut hingga nilai dendanya Rp 10 juta.

Rumah makan yang terkena denda Rp 10 juta, sebelumnya mendapat peringatan teguran karena di tempat usahanya tidak menerapkan prokes, terjadi kerumunan pengunjung dan buka melebihi batas waktu jam malam.

Pj. Bupati Sidoarjo, Hudiyono, menghimbau selama pelaksanaan PPKM Jilid 2 ini, nantinya para pengusaha cafe, resto, rumah makan serta toko swalayan modern betul-betul mematuhi aturan yang ada. Pihaknya tidak ingin ada lagi rumah makan yang didenda karena tidak mematuhi aturan PPKM dan abai prokes.

Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo juga tidak segan-segan menutup tempat usaha yang bandel, tidak patuh aturan PPKM Jilid 2. Perlu diketahui, saat ini kondisi rumah sakit rujukan Covid-19, ruang isolasinya juga sudah overload. (Zanuar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here