Beranda Nasional Presiden Minta Penegak Hukum “Gigit” Siapapun  Yang Menyelewengkan Dana Covid-19

Presiden Minta Penegak Hukum “Gigit” Siapapun  Yang Menyelewengkan Dana Covid-19

189
0

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo meminta kepada aparat penegak hukum agar “Menggigit” oknum pejabat yang nekat melakukan penyelewengan dana Covid-19. Presiden Jokowi tidak akan membiarkan anggaran penanganan Covid-19  disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Untuk diketahui Bapak Presiden telah mempermudahkan proses pencairan dana Covid-19. Tetapi awas, siapa saja yang ingin  bermain curang, akan saya sikat. Hukumannya sangat berat. “Jenderal Polisi Idham Azis, Kapolri”

Jakarta | Presiden Jokowi berharap anggaran Covid-19 sebesar Rp. 677.2 triliyun itu, harus benar-benar tepat sasaran dan sampai ditangan rakyat. Maka itu, jika ada oknum pejabat ada yang berani melakukan korupsi dana tersebut diminta kepada penegak hukum “Gigit” saja pelakunya.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs Idham Azis, M.Si menanggapi permintaan Presiden Jokowi, menegaskan pihaknya siap menjalankan instruksi pimpinan negara itu, untuk menindak tegas siapapun pihak yang berani menyelewengkan dana untuk membantu rakyat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Benar, dalam situasi kondisi pandemi yang sedang melanda bumi ini, apabila ada oknum pejabat yang menyalahgunakan dana Covid-19, maka Polri tidak pernah ragu untuk “sikat” dan memproses pidana,” tegas Kapolri dalam liris pers nya, Senin (15/06/2020) di Jakarta.

Kemudian Kapolri mengungkapkan, bahwa Korps Bhayangkara telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) dibawah Komando  Kepala Bareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo. Tim tersebut tidak akan segan-segan menindak oknum yang menyalahgunakan dana yang dikhususkan bagi rakyat itu.

“Polri sudah membentuk tim satgas khusus di bawah kendali Kabareskrim, untuk memantau penggunaan anggaran pandemi Covid-19,” kata Kapolri.

Jenderal Idham Azis juga mengingatkan semua pihak, agar tidak menyalahgunakan isi brangkas dana Covid-19 dengan tujuan memperkaya diri, kelompok dan lainnya.

“Untuk diketahui Bapak Presiden telah mempermudahkan proses pencairan dana Covid-19. Tetapi awas, siapa saja yang ingin  bermain curang, akan saya sikat. Hukumannya sangat berat,” tandas Jenderal Polisi Drs Idham Azis, M.Si.

Reporter : Jalaluddin Zky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here