Beranda Hukum Pria Ini Diringkus Polisi Saat Lagi Timbang Sabu Di Belakang Rumahnya

Pria Ini Diringkus Polisi Saat Lagi Timbang Sabu Di Belakang Rumahnya

157
0
RSUD Tobelo

Sering melakukan transaksi narkoba jenis sabu dirumahnya, HA harus berurusan dengan aparat kepolisian, HA digerebek Polisi saat sedang menimbang sabu di rumahnya di Dusun II Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Satresnarkoba Polres Serdang Bedagai mencokok HA, Sabtu (14/8/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Tersangka bersama barang bukti narkoba jenis sabu sudah diamankan di satres Narkoba, Pelaku dijerat pasal 114 subs 112 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” – Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang –

Serdang Bedagai, Sumut | Tim Opsnal Satresnarkoba dipimpin Kaur Bin Ops IPDA Ahmad Mula Purba sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat yang resah atas aktifitas tersangka HA (38) di kediamannya.

HUT Bahayangkara

Berdasarkan laporan masyarakat yang resah, bahwa tersangka selama ini sering melakukan transaksi narkoba jenis sabu dirumahnya. Bahkan aksi transaksi narkoba yang jelas dilarang menurut UU, semakin marak dan terang terangan dilakukan tersangka yang telah memiliki isteri dan lima anak tersebut.

Mendapatkan informasi yang berharga, tim Opsnal langsung bergerak dan menggrebek rumah HA. Tersangka akhirnya ditangkap ketika sedang menimbang narkoba jenis sabu dibelakang rumahnya.

Dari penggerebekan tersebut Polisi berhasil menemukan barang bukti diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5.2 gram, 1 unit timbangan electric, 1 buah tas berisikan Puluhan Plastik Klip transparan Kosong, 1 unit Handphone.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang, kepada wartawan membebarkan penangkapan kepada pelaku pengedar narkoba jenis Sabu HA, warga Dusun II, Desa Citaman Jernih, Kec. Perbaungan, Minggu (23/08/2020).

“Tersangka bersama barang bukti narkoba jenis sabu sudah diamankan di satres Narkoba, Pelaku dijerat pasal 114 subs 112 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ungkap Kapolres.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here