Beranda Daerah Proyek Peningkatan Jalan Babakan Cikao-Cikao Bandung Diduga Tidak Sesuai Standar Acuan Konstruksi

Proyek Peningkatan Jalan Babakan Cikao-Cikao Bandung Diduga Tidak Sesuai Standar Acuan Konstruksi

43
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Purwakarta, Jabar

Sesuai amanat Menteri PUPR, Ir. Basuki Hadimudjono, M.Sc., P.hd.,  ditengah Pandemi Covid-19 seluruh anggaran dibawah Kementerian PUPR untuk segera diserap demi memulihkan ekonomi nasional.

Demikian halnya dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Purwakarta, telah meluncurkan berbagai kegiatan peningkatan jalan dan jaringan pengairan, untuk menumbuhkan perekonomian ditengah masyarakat Purwakarta.
Salah satu kegiatan yang telah diluncurkan pada tahun anggaran 2021, yaitu peningkatan jalan Babakan Cikao-Cikao Bandung, dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.265.967.000, yang dilaksanakan oleh CV. Guna Karya, yang dikerjakan dengan konstruksi beton.

Pengamatan awak media ini di lapangan, pelaksanaan pekerjaan jalan dengan konstruksi beton tersebut tidak menggunakan rangkaian besi wiremesh, hanya besi ulir ukuran 16 mm, dan mengacu kepada Surat Perintah Kerja, pelaksanaan dari tanggal 3 Mei – 30 Agustus 2021, sampai berita ini naik ke meja redaksi progres pekerjaan belum mencapai 50 %.

Pengawas pada kegiatan peningkatan jalan Babakan Cikao-Cikao Bandung, Indar Hendarsyah, kepada media ini mengatakan, besi yang digunakan pada proyek tersebut besi ulir ukuran 16 mm, dengan jarak per 75 cm. Sebelum dicor beton, terlebih dahulu dilakukan pekerjaan leveling, untuk memperoleh kondisi jalan yang rata.

“Ini bang kondisi awalnya, lalu dileveling sesuai elevasi jalannya, terus besi tibar yang abang ukur, ukuran 16 ulir dengan jarak 75 cm,” terang Indar kepada media ini, beberapa waktu yang lalu.

Saat awak media ini menyambangi kembali lokasi kegiatan paket peningkatan jalan Babakan Cikao-Cikao Bandung, Selasa (10/8/2021), tidak ditemui kegiatan apapun, sehingga diakhir bulan ini dikhawatirkan progres tidak tercapai 100 %. Hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan dari dinas terkait. 

Sampai berita ini dirilis, Tono selaku Direktur CV. Guna Karya, tidak dapat dikonfirmasi, walaupun awak media telah mencoba komunikasi melalui aplikasi whatsApp. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here