Beranda Bhayangkara Puluhan Personil Satuan Brimob Polda Jateng Melaksanakan Penyuntikan Vaksin

Puluhan Personil Satuan Brimob Polda Jateng Melaksanakan Penyuntikan Vaksin

259
0

Semarang, Jateng

Puluhan personil Satuan Brimob Polda Jawa Tengah hari ini melaksanakan penyuntikan vaksin yang diprogramkan oleh pemerintah guna menghentikan penyebaran Covid-19.

Pemerintah secara resmi telah memulai program vaksinasi atau penyuntikan vaksin corona guna menghentikan pandemi Covid19, vaksin sinovac yang dinamakan Coronavac ini sendiri berasal dari China, Kepala BPOM Penny Lukito menyebutkan, secara keseluruhan vaksin Sinovac aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berat. Selain itu, vaksin Sinovac juga efektif dalam membentuk antibodi di dalam tubuh penerimanya, sehingga mampu membunuh atau menetralkan virus corona penyebab Covid-19.

Vaksinasi sendiri di Indonesia pertama kali disuntikkan kepada Presiden Jokowi, selanjutnya kepada seluruh tenaga medis dan kali ini kepada TNI-Polri yang di anggap sebagai instansi yang berperan penting dalam pengendalian Pandemi Covid-19 ini, seperti halnya yang dilaksanakan personil Satuan Brimob Polda Jawa Tengah pagi ini.
Bertempat di Poliklinik Satbrimob Polda Jawa Tengah, puluhan personil Satbrimob Polda Jawa Tengah mulai dari Staf Makosat dan Jajaran Batalyon A Pelopor melaksanakan penyuntikan vaksin di hari pertama, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai wajib bermasker, cuci tangan sampai dengan pengecak suhu tubuh dilakukan dalam proses vaksinasi, vaksinasi sendiri akan di laksanakan sampai beberapa hari kedepan.

Kepala Seksi Kesjas (Kesehatan dan Jasmani) Satbrimob Polda Jawa Tengah, AKP Hery Arfianto mengungkapkan, bahwa dengan diberikannya vaksin Sinovac Coronavac kepada personil Satbrimob Polda Jawa Tengah ini dapat meyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksin ini memang aman digunakan untuk menangkal Covid-19, ” Selain untuk melindungi diri para personul dari Covid-19, dengan dilaksanakannya vaksinasi kepada personil Satbrimob Polda Jateng ini diharapkan dapat meyakinkan masyarakat tentang amannya vaksin sinovac ini untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tidak tertular covid-19,” tegas pria yang pernah menjabat sebagai Danki Kompi 1 Yon A Pelopor tersebut.

Proses penyuntikan vaksin sendiri harus melewati beberapa proses, yang pertama penyuluhan kepada para personil yang akan melaksanakan vaksin tentang beberapa kriteria yang dianggap tidak diperbolehkan untuk divaksin, selanjutnya pendaftaran, kemudian pengecekan kondisi tubuh ringan seperti tensi dan detak jantung, dilanjutkan scrining dan penyuntikan vaksin yang dilakukan oleh dokter yang ditunjuk, kemudian penerima vaksin diarahkan di ruang tunggu untuk menunggu surat keterangan bahwa telah dilakukan penyuntikan vaksin. (Tgh/Sgt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here