Beranda Hukum Putusan MA Turun, Kejari Sinabang Tahan Empat Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

Putusan MA Turun, Kejari Sinabang Tahan Empat Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

127
0
Saat ke-empat narapida dilakukan eksekusi oleh Kejari Sinabang.

Setelah Keputusan Mahkamah Agung (MA) turun ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinabang, Provinsi Aceh, mengeksekusikan empat tersangka terpidana kasus korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) Gampong (Desa) Pulau Siumat, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh.

“Mereka berempat sebelumnya juga sempat kita tahan di Rumah Tahanan Kajhu, Kabupaten Aceh Besar, selama delapan bulan. Kemudian, pada awal Februari 2020 lalu mereka dikeluarkan menunggu keputusan Mahkamah Agung” – Dedet Darmadi, SH Plh Kasi Pidsus –

Saat Proses Penyelidikan

Simeulue, Aceh | Eksekusi tersebut dilakukan untuk menjalani masa penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas III Kabupaten Sinabang, Provinsi Aceh, Kini, ke-empat orang yang telah meneleb uang rakyat itu, menjadi penghuni Rutan Kelas III Sinabang, Jumat (28/08/2020).

Proses eksekusi terhadap empat terpidana kasus korupsi ini dilakukan setelah adanya Putusan Kasasi, yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung pada bulan Juni 2020 lalu. Dalam penyerahannya ke-empat pelaku dikawal ketat oleh personel Polres Simeulue yang dipimpin Kanit Tipikor Polres Simeulue, Brigadir Risky Yuliansyah.

Menurut keterangan yang diperoleh Bhayangkara Utama.com, terpidana korupsi Dana Desa Pulau Siumat, Kecamatan Simeulue Timur, dilakukan pada tahun 2016 silam oleh yang berinisial masing-masing Kr, Al, Rh dan Rj. Mereka ini merupakan aparat desa yang menjabat pada tahun 2016 silam di Pulau Siumat.

Pelaksana Harian (Plh) Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sinabang, Dedet Darmadi, kepada awak media mengatakan, eksekusi penahanan empat terpidana berdasarkan Putusan Kasasi yang telah dikeluarkan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Konferensi Pers di Mapolres Sinabang

“Mereka berempat sebelumnya juga sempat kita tahan di rumah Tahanan Kajhu, Kabupaten Aceh Besar, selama delapan bulan. Kemudian, pada awal Februari 2020 lalu mereka dikeluarkan menunggu keputusan Mahkamah Agung,” kata Dedet Darmadi, SH, Plh Kasi Pidana Khusus, Kejaksaan Negeri Sinabang.

Dijelaskan, bagi tiga terpidana yakni Rh, Kr, Rj berdasarkan Putusan MA mereka dijatuhkan hukuman dengan ganjaran 1,6 tahun denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan beserta uang pengganti sebesar Rp 61 juta.

Sedangkan untuk terpidana yang berinisial Ah, dia ini dihukum selama 1,6 tahun, denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan dan uang pengganti Rp 61 juta. Keputusan tersebut sesuai ingkrah salinan Mahkamah Agung.

“Kini mereka menjalankan masa tahanan masing-masing Kr, Rh dan Rj di Lapas Kelas III Sinabang selama 1,4 tahun lagi, khusus bagi terpidana Ah, dia ini akan menjalai masa tahanan 1 tahun kedepan,” jelas Dedet. (Kaperwil Aceh).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here