Rektor Unilak Dukung Polda Riau, Ajak Masyarakat Suskeskan Pemilu Damai

0
0
Ket foto: Rektor Universitas Lancang Kuning Riau Prof Dr Junaidi,S,S., M.Hum.

Menghadapi pemilu 2024, Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau Prof Dr Junaidi mengajak masyarakat Riau untuk ikut andil dalam menyukseskan Pemilu 2024. Hal ini ia sampaikan saat ditemui usai melaksanakan sholat Jumat di mesjid Jamiah Al Fatah Unilak.

Pekanbaru, Riau // Tahun 2024 itu tahun politik. Pesta demokrasi untuk memilih pemimpin setiap lima tahun sekali. Jadi masyarakat harus ikut berperan dalam menyukseskan pemilu. Di 2024 ada dua agenda politik penting yaitu Pemilu dan Pilkada serentak, ada beberapa indikator kesuksesan Pemilu, meliputi partisipasi masyarakat yang menggunakan hak pilihinya, tidak ada konflik yang merusak persatuan, serta tidak terganggunya pelayanan kepada masyarakat, Ujar Prof Junaidi.

Prof Junaidi juga memberikan saran dalam bermedia sosial, menurutnya sebelum menyebarkan informasi perlu menyaring dan mengkroscek kebenaran informasi yang diterima. ” Jangan terburu- buru untuk menyebarkan dan meyakini informasi informasi yang berpotensi memecah belah bangsa, dan jangan menyebarkan.

Ditambahkan Prof Junaidi yang juga Ketua Dewan pendidikan, bahwa hak politik rakyat pada 14 Februari 2024 ini menentukan arah bangsa untuk Indonesia. Maka peran masyarakat sangat penting. Yang terpenting, dalam pemilihan ini situasi harus tetap damai, aman dan tentram. Berbeda pilihan adalah hal biasa, lumrah dan selalu terjadi pada saat Pemilu, namun yang lebih penting adalah keutuhan bangsa dan negara Indonesia wajib diutamakan.

“Mari kita bantu dan dukung TNI, Polda Riau, KPU, Bawaslu untuk mensukseskan Pemilu 20224. Untuk Provinsi Riau yang kondisi demografisnya berkumpul berbagai lapisan masyarakat, suku bangsa dan hidup berdampingan, maka kita harus mampu menjaga suasana Riau yang telah terjaga dengan kondisi baik.Terkhusus bagi mahasiswa saya berharap untuk dapat aktif terlibat menyalurkan hak suaranya, jadilah generasi yang peduli pada keutuhan dan kemajuan bangsa, dan ini bisa dimulai dilakukan dengan cara menyalurkan hak politik di Februari 2024.” ujar Prof Junaidi.

Sebagaimana diketahui pada tanggal 24 November 2023, Polda Riau telah mengadakan doa bersama yang dihadiri ribuan masyarakat untuk terciptanya situasi kondusivitas dalam pelaksanaan Pemilu. Disaat itu Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, Doa Bersama Pemilu Damai 2024 sebagai bentuk ikhtiar agar pelaksanaan pesta demokrasi berjalan aman dan lancar.

“Alhamdulillah dihadiri oleh Kasatgas Nusantara Cooling System Brigjen Rudy. Acara doa bersama puncak dari Cooling System,” kata Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal.

Iqbal mengatakan, digelarnya doa bersama yang dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Riau, KPU, Bawaslu, Ketua Parpol dan seluruh elemen masyarakat ini bagian dari ikhtiar yang telah dilakukan untuk mewujudkan pemilu yang aman, damai, bermarwah dan berintegritas. Dikatakannya seluruh operasional prosedur, sosialisasi, seminar pemilu damai, gelar pasukan dan lainnya harus diiringi dengan doa.

“Dari para ulama ikhtiar memang harus, ikhtiar dengan maksimal jangan lupa dengan doa. Berdoalah insyaallah akan dikabulkan. Alhamdulillah kita gelar langit bersahabat, dengan Ridha Allah kita bermunajat agar semoga perhelatan pemilu itu berjalan dengan aman tertib, kondusif, bermarwah, berintegritas insyaallah penuh berkah,” tuturnya.

Upaya cooling system lainnya yang telah dilakukan kata mantan Kadiv Humas Polri ini yakni dengan menggandeng jurnalis. Polda Riau sambungnya mengadakan acara seminar dengan media bahwa kesatuan dan persatuan bangsa diatas segala-galanya.

“Kita adakan seminar dengan para jurnalis kita sampaikan bahwa persatuan dan kesatuan bangsa diatas segala-galanya. Teman jurnalis harus menunjukkan rasa nasionalisme harus lebih tinggi daripada kita harus melihat oplah dan benefit itu nomor dua. Dan kedua Kita juga inisiasi lomba karya jurnalistik diisi dengan tulisan berita damai, menyejukkan,” tandasnya.

Sementara Kasatgas Preemtif Nusantara Cooling System, Brigjen Rudy menerangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk Operasi Nusantara Cooling System yang melakukan pendinginan dalam rangkaian kegiatan pemilu damai. Apa yang sudah dilakukan oleh Polda Riau dengan menggelar doa bersama sangat luar biasa. Kemudian diberikan pencerahan kepada masyarakat bagaimana menyikapi situasi yang berkembang untuk menghadapi pemilu.

Berbagai upaya juga telah dilakukan sesuai dengan arahan Kaops Nusantara Cooling Irjen Asep Edi Suheri dengan menemui tokoh-tokoh masyarakat dan ulama seperti KH Gymnastiar, Ustaz Abdul Somad dan lainnya. Selain itu pihaknya juga melakukan kegiatan bakti sosial. Rencananya pekan depan akan melakukan kegiatan tersebut di Dumai, Riau dan Makassar.

“Upaya yang diperintahkan oleh Kaops Irjen Asep Edi Suheri, kita ada beberapa rangkaian kita sudah mengunjungi tokoh agama sudah menyampaikan gelorakan pemilu damai pesta dalam keadaan lancar kegiatan berikutnya pekan depan baksos di Dumai, Kaops di Makassar untuk memberikan informasi ke masyarakat gelorakan pemilu aman dan damai sehingga masyarakat bisa melakukan pemilihan sesuai dengan hati nurani masing-masing,” tandasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here