Beranda Daerah Sahril Hi. Rauf Ingatkan PT. SAS, Keberadaan Perusahaan Harus Berimplikasi Bagi...

Sahril Hi. Rauf Ingatkan PT. SAS, Keberadaan Perusahaan Harus Berimplikasi Bagi Kesejahteraan Masyarakat

57
0
Sahril Hi Rauf, Ketua Komisi III DPRD Halmahera Utara

Tobelo, Halut

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halut, menggelar kegiatan dengar pendapat dengan pihak manajemen PT. SAS, salah satu Perusahan Pertambanagan Pasir Besi yang berada di Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (20/09/2021).

ketua Komisi III DPRD Halut, Sahril Hi Rauf kepada sejumlah awak media, usai agenda dengar pendapat dengan Managemen PT. SAS menuturkan, Komisi II dan Komisi III DPRD Halut mengundang pihak Manajemen PT. SAS, dalam agenda dengar pendapat terkait dengan kegiatan operasional perusahan dan tanggungjawab perusahan terhadap daerah dan masyarakat di lingkar tambang.

Pada prinsipnya daerah ini membutuhkan masuknya investasi, namun investasi yang masuk harus berdampak pada sektor pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan lingkar tambang khususnya.

“Hal ini harus kita seriusi karena dalam pengelolaan pertambangan jelas hasil yang dikelola akan terpakai habis dan tidak dapat diperbaharui lagi, oleh karena itu kami pertanyakan tanggungjawab perusahan kepada daerah berupa pajak dan tanggungjawab perusahan terhadap masyarakat di lingkar tambang berupa Corporate Social Responsibility (CSR),” beber Sahril.

“Dalam pengawasan kami dan hasil sharing bersama PT. SAS, segala tanggungjawab baik itu pajak dan lainnya sudah tuntas dan kami meminta dibuktikan dengan data, sehingga apa yang dilakukan dapat tertanggungjawab dan terukur secara kuantiti dan kualitas seperti yang kami harapkan,” ungkap Sahril.

Secara politik DPRD dengan ikut mendorong kegiatan yang dilakukan perusahaan, namun harus dilakukan dengan tertib, apalagi di PT. SAS juga ada subkontraktor perusahaan lain yang juga melaksanakan aktivitas yakni PT. KIM. “Sehingga kami ingin kegiatan investasi yang sehat, dan berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

“Selain tanggungjawab kepada daerah, saya berharap pihak perusahaan juga memperhatikan masyarakat di lingkar tambang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Walaupun sudah jalan untuk tiap desa sebesar Rp 2 juta, namun program jangka panjang juga harus diperhatikan ketika perusahan sudah tidak lagi melaksanakan kegiatan,” pungkasnya.

Sementara pihak perusahan menanggapi positif dan memberikan apresiasi kepada DPRD Halut, dan berjanji untuk menyelesaikan hal-hal semua tanggungjawab dan belum jalan. “Itu menjadi catatan untuk diselesaikan perusahan,” tutup Sahril. (Roby Pangemanan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here