Beranda Daerah Di Keluhkan Penerima, Salah Satu Komoditi Bansos Provinsi Berjamur

Di Keluhkan Penerima, Salah Satu Komoditi Bansos Provinsi Berjamur

343
0
RSUD Tobelo

Bhayangkarautama. Com

Ciamis-Penyaluran bantuan provinsi kepada masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Kecamatan Sadananya sekira 2000 orang.
Untuk Desa Sadananya masyarakat sebagai penerima bantuan tahap III telah di terima oleh masyarakat adapun pelaksanaannya di GOR Desa Sadananya, Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis,Jawa Barat, Rabu (11/11/2020) belum lama ini.

Demikian di sampaikan Camat Kecamatan Sadananya Tini Lastiniwati saat media mewawancarainya melalui sambungan celulernya.

HUT Bahayangkara

Terkait adanya komoditi yang kurang baik di salah satu KPM,pihaknya telah menerima laporan dari panitia untuk di laporkan ke pemerintah provinsi melalui intansi terkait.

” Ya kami telah menerima informasi dari panitia penyaluran bahwa di salah satu KPM ada satu komoditi yang tidak baik dan telah di amankan komoditinya serta dilaporkan ke pihak Pemerintah”

Setelah menerima keluhan dari salah satu masyarakat pihaknya telah mengintruksikan kesetiap desa untuk melaporkan warga penerima bantuan mendata dan melaporkannya ke pihak kecamatan jika ada komoditi yang ruksak atau berjamur atau busuk, untuk selanjutnya di dilaporkan kepada pemkab dalam hal ini,Pos dan Giro,Disperindag dan Dinsos,”pungkasnya.

Di tempat terpisah,Sumarni (63)Dusun Landeuh RT 05 RW 05 Desa Sadananya,warga penerima bantuan mengatakan,
Ia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah atas bantuan yang ia dapat di saat pandemi covid-19 mewabah,di rasakan bantuan tersebut sangat membantu keluarganya.

Ia mengatakan bantuan tahap ke III telah di terimanya berupa uang 100 ribu dan satu bungkus paket sembako,”terangnya.

Saat di tanya satu komoditi yang berjamur Ia menuturkan serta membenarkan adanya komoditi berjamur atau busuk.

Berawal dari rasa penasaran apa isi paket sembako di lokasi pembagian Ia membukanya setelah di lihat ada satu komoditi Kornet dari luar kemasan sudah terlihat keluar jamur, spontan ia membukanya dan ternyata betul bahwa kornet tersebut sudah berjamur.

Ia pun melaporkan langsung kepada panitia atas temuan tersebut dan langsung di amankan oleh panitia, “singkatnya.

Ari Farhan Sebagai kordinator Satgas Pendistribusian Pos dan Giro Ciamis saat di mintai keterangannya mengatakan.Tugas kami hanya dalam pendistribusian adapun isi dari bingkisan paket sama sekali tidak mengetahuinya karena paket tersebut tertutup dan masih di segel.

Mengenai temuan satu komoditi berjamur atau busuk,pihaknya sudah menerima laporan tersebut,serta telah melaporkanya ke pihak PT. AGRO, “singkatnya.

Dadi sebagai bagian dari PT Agro yang berhasil di mintai keterangannya oleh media ini menjelaskan.

Ia telah menerima laporan bahwa salah satu komoditi yaitu kornet di wilayah kabupaten Ciamis ada yang berjamur atau busuk.

Pihaknya sudah memerintahkan kepada kordinator Satgas lapangan untuk melakukan pendataan.

Adapun nantinya setelah di data komoditi yang di maksudkan akan di ganti.

“Ya kami telah menerima laporan keluhan warga komoditinya berjamur atau busuk kami minta kordinator satgas untuk menarik dan mendata untuk selanjutnya di lakukan pergantian”

Dadi menjelaskan pihak PT Agro dalam hal bantuan provinsi ditunjuk hanya sebagai pengemas barang.
Adapun barang yang kami kemas atau pachink barang itu bukan dari PT Agro melainkan langsung di kirim dari pusat atau dari pabrik
Kami hanya mengemas seusuai dengan SOP, “terangnya.

Berkaitan dengan laporan satu komoditi berjamur di duga tidak layak huni PT Agro telah melaporkan dan pihak penyuplai, pendor atau pabrik dan mengakui kelalaiannya serta berjanji akan menggantinya,”jelasnya.

Jurnalis
Muhamad Rifai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here