Beranda Daerah Satker PJN IV Wilayah NTT Melaksanakan Kegiatan Pekerjaan Long Segmen

Satker PJN IV Wilayah NTT Melaksanakan Kegiatan Pekerjaan Long Segmen

394
0

Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional ( PJN ) IV NTT,  melaksanakan pekerjaan Long Segmen jalan dan  penanganan drainase kota yang sering menjadi sorotan publik karena air sering meluap ke badan jalan ahkibat penataan drainase yang kurang sesuai dengan kondisi jalan serta kebiasaan warga masyarakat yang sering kali membuang sampah di sembarang tempat.

Ende, NTT | Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN ) IV NTT,  Ahmad Trunajaya, Saat dikonfirmasi Media Bhayangkara Utama, di Lokasi Pekerjaan Di perempatan Patung Marilonga Wolowona Ende, Flores, NTT mengatakan, “Nomenklatur pekerjaan tersebut adalah merupakan pekerjan Long Segmen yang meliputi, Rutin Pembersihan Saluran, Perbaikan Drainase, Pembersihan Bahu Jalan, Babat Rumput dan termasuk Penambalan Lubang Pacing – Pacing,” ujarnya, Sabtu, (18/4/2020).

Dikatakannya, Pekerjaan tersebut mulai batas Kota Ende hingga Kecamatan Wolowaru Arah Timur dan Batas Kota Ende Arah Barat hingga Ae Gela Kecamatan Nangaroro Kabupaten Nagekeo dan pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan rutin setiap tahunnya.

Lanjut Trunajaya, “Pekerjaan Long Segmen tersebut dilaksanakan oleh dua Kontraktor, untuk Wilayah Timur Kota Ende hingga Kecamatan Wolowaru dilaksanakan oleh PT. Dharma Bakti Persada dan untuk Wilayah Barat Kota Ende hingga Ae Gela Kecamatan Nangaroro dilaksanakan oleh PT. Armida Raya, yang dimulai kontrak kerjanya sejak tanggal 18/02/2020 dengan masa kontraknya selama 317 hari hingga bulan Desember 2020,” jelas Trunajaya.

Untuk itu pihaknya mempercayakan dan menyerahkan sepenuhnya pekerjaan tersebut kepada kontraktor pelaksana dan benar – benar dilaksanakan sesuai kontraknya.

”Masalah drainase ini sudah menjadi masalah yang sangat serius jadi dinas terkait harus betul- betul berpikir secara matang agar tidk terjadi lagi luapan air yang merugikan banyak orang,” ungkapnya.

Pihaknya mengharapkan agar semua stake holder yang ada di daerah ini bisa mencarikan solusi bersama sehingga kedepannya tidak lagi ada keluhan masyarakat terkait dengan luapan air yang ada di Wilyah Kota Ende.

Dirinya menambahkan, “untuk drainase nanti dibikin sebaik mungkin  dan disikronasi dengan master plan yang sudah di rencanakan oleh Pemerintah Daerah agar bisa menekan volume air nantinya,” imbuhnya.

Dikatakannya, usai Covid ini, Ende segera bertindak untuk pembenahan wilayah dalam kota seperti penataan drainase dan perbaikan bahu jalan.

Pihaknya juga menjelaskan, “dalam menjalankan kegiatan tersebut, tentu harus didukung penuh oleh Rekanan Penyedia Jasa baik Jasa Konstruksi dan Konsultan, Masyarakat Umum dan Rekan – Rekan Pers dan semua Stake holder yang ada untuk mendukung Pemerintah Daerah untuk menata kota yang lebih baik,” pungkas Kepala Stker PJN IV NTT, Ahmad Trunajaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here