Beranda Bhayangkara Satreskrim Polres Barelang Ungkap Kasus Pengeroyokan, Lima Pelaku Berhasil Diringkus

Satreskrim Polres Barelang Ungkap Kasus Pengeroyokan, Lima Pelaku Berhasil Diringkus

26
0

Batam, Kepri

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Reza Morandy Tarigan, SIK., MH., pimpin Konferensi Pers pengungkapan kasus tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan orang meninggal dunia, yang didampingi oleh Wakasat Reskim AKP Juwita Oktaviani, SIK., serta Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH., bertempat di Lobby Mapolresta Barelang, Senin (11/10/2021).

Pelaku yang diamankan berinisial MJS (19), IW (19), RAG (17), GN (17), MY (11).

Berawal pada Sabtu (09/10/2021) sekira pukul 02.00 Wib, korban inisial AKP (Alm.) dan pelaku MJS (19), IW (19), RAG (17), GN (17), MY (11), R (DPO), T (DPO), I (DPO) dan saksi berada di Halte Simpang lampu merah Genta, mereka sedang berkumpul sambil minum tuak. Kemudian terjadi adu mulut antara korban dan pelaku IW dan RAG, kemudian adu mulut berlanjut antara korban dan pelaku lain , pelaku R sudah dalam keadaan mabuk. Lalu R tidak terima dengan perkataan korban yang mengatakan, “Tumben minum, biasanya ngelem”. Tidak terima dengan perkataan korban, R langsung memukul korban di bagian muka sehingga korban tersungkur. Lalu pelaku R dan IW ikut memukul dan menendang korban beberapa kali di bagian kepala, pundak, perut, dan paha. Selanjutnya korban yang sudah tidak berdaya akibat dipukul serta dalam pengaruh minuman keras terbaring di warung belakang halte.
Kemudian rombongan pelaku dan saksi kembali ke halte untuk minum. Selanjutnya pelaku lain T, I, MJS, serta GN secara bergantian memukul korban kembali di bagian wajah dan badan, atas perintah Pelaku R, pelaku GN dan MY memukul korban dengan mengatakan, ‘Pukul andre saya yang tanggungjawab’ lalu GN dan MY memukul Korban.

Pelaku MJS yang memiliki rasa dendam pribadi kepada korban mengambil gunting di warung, lalu memotong rambut korban beberapa kali. Kemudian pada pukul 05.30 wib R dan T mendatangi korban yang sudah tidak sadarkan diri lalu menginjak dan menendang bagian kepala dan leher korban, lalu pada pukul 06.30 Wib para pelaku dan saksi meninggalkan halte untuk pulang ke rumah. Sekira pukul 11.30 Wib, saksi yang berada di pasar jodoh ditelepon oleh saksi B mengabarkan info bahwasannya korban ditemukan dalam keadaan sekarat di belakang warung halte. Kemudian korban dibawa ke rumah sakit dan melaporkan kejadian tersebut ke satreskrim Polresta Barelang.

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Yos Guntur, SH., SIK., MH., melalui Kasat Reskrim Kompol Reza Morandy Tarigan, SIK., MH., membenarkan adanya tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, saat ini terdapat 3 Pelaku (DPO) dan 5 pelaku sudah diamankan oleh Satreskrim Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 170 Ayat 2 ke 3e K.U.H.Pidana. Dengan ancaman pidana maksimal 12 Tahun penjara,” ungkap Kasat Reskrim Kompol Reza Morandy Tarigan, SIK., MH. (Leo Nzr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here