Beranda Asusila Satreskrim Polres Ciamis Ungkap Kasus Prostitusi Online

Satreskrim Polres Ciamis Ungkap Kasus Prostitusi Online

168
0

Modus operandi tersangka menawarkan jasa seks komersial dari para wanita pekerja seks komersial (PSK) melalui akun Medsos Me Chat kepada para lelaki hidung belang demi untuk mendapatkan keuntungan materi (komisi) dari hasil mucikari.

Ciamis, Jabar | Demikian di sampaikan Kapolres Ciamis AKBP. Dr. Bismo Teguh Prakoso, didampingi Wakapolres Ciamis Kompol Ari Setyawan, SH. S.I.K., M.Si dan Kasat Reskrim AKP Risqi Akbar S.Ik, saat jumpa pers di halaman Mapolres Ciamis, Kamis (30/01/2020).

Dikatakan Bismo, jajarannya telah mengamankan satu orang tersangka dengan Inisial AI (28) warga Dusun Sidahurip Rt. 06 Rw. 05 Desa Cintakarya Kec.Parigi Kab. Pangandaran dan kini di amankan di sel tahanan Mapolres Ciamis untuk dilakukan peyelidikan lebih lanjut.

Dari tersangka Satreskrim Polres Ciamis mengamankan, “1 (satu) unit Handphone merek VIVO V15 warna merah hitam dengan nomor Imei 1 : 863481042252115, Imei 2 : 86348104225107, beserta dengan kartu micro SD merk Visipro 4 Gb dan kartu Sim Telkomsel As dengan nomor 085215352748; 1 (satu) unit Handphone merek VIVO V9 warna merah dengan nomor Imei 1 : 869262039417650, Imei 2 : 869262039417643, beserta kartu Sim XL dengan nomor 081809807910. 1 (satu) unit Handphone merek VIVO V15 warna biru hitam dengan nomor Imei 1 : 864484046918414, Imei 2 : 8644046918406, beserta kartu sim Telkomsel 1 : 082118722656, kartu sim Telkomsel 2 : 082117316149; Uang tunai sebesar Rp. 2.120.000.- (dua juta seratus dua puluh ribu rupiah); 4 (empat) buah Alat Kontrasepsi (kondom) merk sutra warna merah;  5 (lima) buah Alat Kontrasepsi (kondom) merk fiesta warna orange;   1 (satu) buah Alat Kontrasepsi (kondom) yang bekas dipakai, semuanya kami amankan untuk di jadikan barang bukti (BB) penyidik,” tuturnya.

“Atas perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 296 KUHPidana Jo Pasal 506 KUHPidana tentang Barang siapa yang mata pencahariannya atau kebiasaannya yaitu dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain, dipidana dengan pidana ancaman penjara paling lama 1 Tahun 4 bulan,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here