Beranda Bhayangkara Satreskrim Polres Sabang Ciduk Tersangka Dugaan Penipuan Pengurusan Calon Tamtama TNI AD

Satreskrim Polres Sabang Ciduk Tersangka Dugaan Penipuan Pengurusan Calon Tamtama TNI AD

444
0

Sabang, Aceh

Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sabang, dipimpin KBO Ipda Agus Mailizar, berhasil ciduk tersangka atas tindak pidana penipuaan dan penggelapan dalam urusan pengurusan calon tamtama TNI AD pada tahun 2020 lalu.

Kapolres Sabang, AKBP Muhammadun, SH., melalui Kasatreskrim Iptu Rahmad, SH., MH., membenarkan bahwa pihaknya berhasil menciduk tersangka dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp 150 juta, yang dilakukan tersangka untuk mengurus calon tamtama TNI AD.

“Kami jelaskan bahwa benar telah berhasil meringkus tersangka yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan yang nilainya mencapai Rp 150 juta, atas perbuatan urusan mengurus anak korban untuk mendaftarkan menjadi calon tamtama TNI AD,” ungkap Iptu Rahmad, didampingi KBO Ipda Agus Maulizar dan Kanit Opsnal, Bripka Rahmah Saputra, Sabtu (20/03/2021).

Kasatreskrim menjelaskan, penangkapan tersangka dilakukan di Desa Aji Baho, Kecamatan Biru-Biru,  Kabupatan Deli Serdang, Sumatera Utara, oleh personil Satreskrim Polres Sabang yang dipimpin oleh KBO Reskrim, Ipda Agus Maulizar bersama Kanit Opsnal, Bripka Rahmat Syahputra dan dibantu oleh personil Subdit Cyber Ditkrimsus Polda Aceh, Bripka Elfans Ambara Rambe.

“Tersangka merupakan warga Jurong Mulia, Gampong Cot Bak U, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, berinisial AP alias Boy (28), pekerjaan Karyawan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS),” katanya.

Sementara korban penipuan dan penggelapan oleh tersangka adalah Ida Rohani (26) pekerjaan Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, dengan nilai kerugian mencapai Rp. 150 juta.
Kronologis awal, pada bulan Agustus 2020 tersangka membawa adik kandung korban atas nama Aris Irlan ke Kota Banda Aceh, guna pengurusan mendaftarkannya untuk menjadi peserta test TNI AD.

Saat itu tersangka meminta uang kepada orangtua korban sebanyak Rp 20 juta. Kemudian setelah mendaftar dan adik korban dinyatakan tidak lulus, lalu selang beberapa hari tersangka kembali meminta uang pada orangtua korban sebesar Rp 30 juta.

Setelah adik koban kembali pulang ke Sabang, tersangka kembali meminta uang pada orangtua korban Rp 80 juta, dengan alasan Aris Irlanda masih bisa diurus dan apabila orangtua korban tidak mau memberikan Rp 80 juta, maka seluruh uang tersebut hangus.

Karena merasa takut uang hangus maka orang tua korban memberikan uang Rp 80 juta dengan syarat membuat kwitansi penggabungan seluruh uang sebesar Rp 130 juta, selanjutnya pada bulan September 2020 tersangka kembali meminta uang Rp 20 juta terakhir, dengan alasan apabila tidak ada maka semua uang hangus.

Kemudian orangtua korban memberikan uang tersebut, dengan rincian :

a. Pemberian uang pertama Rp 20 juta saat membawa adik korban ke Banda Aceh untuk mendaftar TNI AD.

b. Pemberian uang ke dua Rp 30 juta dikirim oleh korban melalui BRI LINK Toko Aujustin di Jalan Perdagangan Kota Sabang.

c. Pemberian uang ke tiga Rp 80 juta pada tanggal 05 September 2020 dan dokumen kwitansi telah disita.

d. Pemberian uang ke empat Rp 20 juta dikirimkan oleh korban melalui BRI LINK di Toko UD. Yusri yang beralamat di Jurong Lam Kuta, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang dan bukti pengiriman sudah disita.

e. Seluruh pengiriman ditujukan ke nomor Rekening atas nama AP alias Boy nomor Rekening : 713914xxxx, kemudian setelah beberapa bulan dan korban menyadari dan merasa ditipu, serta korban ada beberapa kali mencoba meminta pertanggungjawaban kepada tersangka, tetapi tidak ada penyelesaian, maka pada tgl 26 januari 2021, korban membuat laporan polisi ke Polres Sabang.

Menyangkut tindak pidana penipuan dan penggelapan sesuai Pasal 378 Jo pasal 372 KUHPidana atas dasar Laporan Polisi : LP.B/02/I/YAN 1.11/2021/Aceh/SPKT/RES.SBG, tanggal 26 Januari 2021. Saat ini tersangka sudah ditahan dan mendekam di hotel prodeo Polres Sabang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here