Beranda Bhayangkara Satresnarkoba Polresta Deliserdang Bekuk Kurir Ganja

Satresnarkoba Polresta Deliserdang Bekuk Kurir Ganja

59
0

Deliserdang, Sumut

Bertempat di Aula Tri Brata Polresta Deliserdang telah dilaksanakan kegiatan press release pengungkapan kasus narkotika jenis Ganja, yang ditaksir seberat 26.061 gr., Rabu (18/11/2020).

Dalam kegiatan press release ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol. Yemi Mandagi, SIK, didampingi Kasat Narkoba Polresta Deliserdang, AKP Ginanjar Fitriadi, SH., SIK., KBO Sat Narkoba, Iptu Boyke Barus, Kanit Idik I Sat Narkoba, Iptu I Kadek Dwi P. Putra, STK., MH., serta Kasubbag Humas, Iptu Ansari.

Kapolresta Deliserdang menyampaikan, pada Minggu (25/10/2020) pukul 04.00 Wib, Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Deliserdang mendapat informasi dari masyarakat, bahwa akan melintas seseorang di jalimsum Tanjung Morawa dengan membawa Narkotika jenis ganja yang berasal dari Aceh.
Setelah memperoleh informasi yang akurat, sekitar pukul 08.00 Wib, tepatnya di lapangan Garuda Desa Buntu Bedimbar, Kec. Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, melintas becak bermotor dengan penumpang seorang pria dengan membawa 1 Koper hitam dan 1 tas sandang.

Tim Opsnal langsung menghentikan becak bermotor tersebut, dan langsung mengamankan seorang pria berinisial AU (28). Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap koper dan tas sandang yang dibawanya, ditemukan 26.061 gr ganja kering.

Dari hasil penyelidikan tim Opsnal yang melakukan penangkapan, pelaku dijanjikan mendapatkan upah sebesar Rp. 1,000.000., untuk mengantar Narkotika jenis ganja kering tersebut dari Aceh menuju Kab. Siak Provinsi Riau.

Selanjutnya, tersangka AU beserta barang bukti diboyong ke Sat Narkoba Polresta Deliserdang, hingga saat ini Satuan Narkoba Polresta Deliserdang masih melakukan pengembangan kasus tersebut.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol. Yemi Mandagi, SIK., mengatakan, “ Pelaku AU dipersangkakan Pasal 114 ayat (2) subs 111 Ayat (2) dari uu no 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara”. (Junaidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here