Beranda Bhayangkara Satsamapta Polres Ende Gelar Simulasi Penanganan PHH Dan Penanggulangan Bencana Alam

Satsamapta Polres Ende Gelar Simulasi Penanganan PHH Dan Penanggulangan Bencana Alam

29
0

Ende, NTT

Personil Satsamapta Polres Ende menggelar latihan atau simulasi penanganan PHH dan penanggulangan bencana alam yang dilaksanakan di depan lapangan Apel Mapolres Ende, Sabtu (18/12/2021) Pukul 08.30 Wita.

Kegiatan simulasi ini dihadiri oleh Kapolres Ende, AKBP. Albertus Andreana S.I.K., didampingi oleh Wakapolres Ende, Kompol I Ketut Suka Abdi dan Kabag Ops Polres Ende, AKP I Wayan Oka Deswanta SE., serta para Kasat dan perwira Polres Ende lainnya yang menyaksikan kegiatan simulasi tersebut.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan yang dipimpin oleh Kapolres Ende, selesai apel pengecekan kegiatan dilanjutkan dengan latihan simulasi PHH dan penanggulangan bencana alam.
Dalam simulasi ini Satsamapta sudah dibagi dengan tugas masing-masing antara lain ada tim negosiator, Dalmas awal dan akhir serta ada Tim URC yang mengendarai motor dibantu oleh personil gabungan Intelkam dan Reskrim Polres Ende yang bertindak sebagai masyarakat (Bulsit). Begitupun dalam penanggulangan bencana alam ada yang bertindak sebagai korban (masyarakat) yang tertimpa pohon yang tumbang.

Kapolres Ende, AKBP. Albertus Andreana S.I.K., mengatakan bahwa simulasi ini sebagai acuan dan melihat kesiapan serta kemampuan anggota di lapangan. Simulasi ini juga untuk mengantisipasi segala kemungknan yang terjadi, baik itu bencana alam maupun unjuk rasa. 

“Latihan simulasi bertujuan untuk menjaga dan memelihara kemampuan personil Satsamapta Polres Ende serta kesiapan dalam menanggulangi kerusuhan massa dan bencana alam,” ucap Kapolres Ende.
“Saya mengharapkan para personil ikuti latihan ini dengan serius. Walaupun kegiatan simulasi ini bukan merupakan kejadian sesungguhnya, tantangan terberatnya adalah bagaimana nanti saat dilaksanakan di lapangan, apakah sesuai dengan simulasi yang dilaksanakan saat ini atau tidak,” lanjutnya.

Kapolres Ende menambahkan, kepada personil Satsamapta, latih dengan serius dan bila perlu latihan ini rutin dilaksanakan serta alat-alat sarana prasarana selalu dirawat dan dijaga, karena itu adalah pemberian dari masyarakat kepada kita anggota Polri.

“Kita harus menjaganya, peralatan ini harus digunakan dan dipakai. Lebih baik rusak karena digunakan latihan, rusak karena digunakan untuk melayani masyarakat dari pada rusak didiamkan,” tutur Kapolres. (Damianus Manans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here