Beranda Nasional Sederet Kepala Daerah Yang Bisa Gantikan Anies Baswedan

Sederet Kepala Daerah Yang Bisa Gantikan Anies Baswedan

19
0

Jakarta, Bhayangkarautama.com.

Sebanyak 101 kepala daerah masa jabatannya habis pada 2022 ini.

Dari 101 kepala daerah itu, tujuh di antaranya adalah Gubernur. Kemudian, 76 Bupati dan 18 Walikota.

Tujuh gubernur yang habis masa jabatannya di tahun ini yaitu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Gubernur Sulawesi Barat Muhammad Ali Baal Masdar, dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Oleh karena pilkada baru akan digelar pada 2024, kursi 101 kepala daerah itu dipastikan tidak akan diisi oleh kepala daerah definitif di tahun ini.

Lantas, untuk mengisi kekosongan 101 jabatan tersebut, selanjutnya akan ditunjuk penjabat kepala daerah. Siapa saja yang bisa menjabat?

Deretan penjabat kepala daerah
Merujuk pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang telah disempurnakan menjadi UU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, para penjabat gubernur, bupati, dan wali kota akan bertugas hingga terpilihnya kepala daerah definitif pada Pilkada 2024.

“Untuk mengisi kekosongan jabatan, diangkat penjabat Gubernur, penjabat Bupati, dan penjabat Walikota sampai dengan terpilihnya Gubernur/Wagub, Bupati/Wabup, serta Walikota/Wakil Wako melalui pemilihan serentak nasional pada tahun 2024,” ujar Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Benni Irwan, Rabu (5/1/2022).

Menurut Benni, Pasal 201 Ayat (10) UU tersebut menyebutkan bahwa untuk mengisi kekosongan jabatan Gubernur, diangkat penjabat Gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya sampai dengan dilantiknya Gubernur definitif.

Sementara itu, untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati/Walikota, diangkat penjabat Bupati/Walikota yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi pratama sampai dengan pelantikan Bupati dan Walikota.

Terkait munculnya wacana penunjukan anggota TNI-Polri aktif sebagai penjabat kepala daerah, Benni tak menjawab secara tegas. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here