Beranda Hukum Sempat Ditembak, Bea Cukai Kepri Amankan Kapal Bermuatan BKC HT Asal Singapura

Sempat Ditembak, Bea Cukai Kepri Amankan Kapal Bermuatan BKC HT Asal Singapura

327
0

Satgas Gabungan Operasi Jaring Sriwijaya 2020 melakukan penindakan terhadap Kapal kayu KM Wahyu saat mengangkut muatan berupa Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) Ilegal asal Singapura. Demikian disampaikan Kakanwilsus DJBC Kepri, Agus Yulianto melalui Bagian Humas, dalam siaran pers yang diterima media ini, Rabu (03/06/2020).

Satgas Patroli Laut BC melepaskan tembakan peringatan sebagai isyarat agar kapal tersebut berhenti, namun tidak dihiraukan kapal tersebut. – Kakanwilsus DJBC Kepri, Agus Yulianto –

Karimun, Kepri | DJBC Khusus Kepulauan Riau dan KPU BC Tipe B Batam sedang melakukan patroli terkoordinasi dalam Operasi Jaring Sriwijaya, Minggu (31/5/2020).

“Satgas Patroli Laut BC yang saat itu sedang berada di Perairan Nongsa, Batam menerima informasi terdapat kapal kayu yang tidak mengaktifkan instrument AIS, diduga memuat barang dari perairan Singapura yang mengarah ke Perairan Nongsa,” jelas Agus.

Selanjutnya, setelah dilakukan pemantauan, kapal telah memasuki perairan Indonesia pada pukul 13.51 Wib, Satgas Patroli Laut BC mendekati kapal tersebut sekitar pukul 14.15 WIB.

“Satgas Patroli Laut BC melihat sebuah kapal kayu dengan ciri-ciri yang mirip dengan informasi yang didapat, kemudian Satgas Patroli Laut BC segera melakukan pengejaran atas kapal kayu tersebut. Setelah mendekati kapal tersebut, Satgas Patroli Laut BC memberikan isyarat lisan untuk berhenti, akan tetapi pada saat berusaha mendekat untuk melakukan pemeriksaan awal, kapal tersebut tidak berhenti dan melakukan manuver untuk melarikan diri,” imbuh Agus.

“Selanjutnya, Satgas Patroli Laut BC melepaskan tembakan peringatan sebagai isyarat agar kapal tersebut berhenti, namun tidak dihiraukan kapal tersebut,” terangnya.

Kemudian, sekitar Pukul 15.00 WIB Satgas Patroli Laut BC berhasil sandar pada kapal yang kemudian diketahui adalah KM.Wahyu dengan total ABK 9 orang yang mengangkut muatan berupa barang kena cukai hasil tembakau (BKC HT).

Sehubungan dengan pengejaran yang telah dilakukan oleh Satgas Patroli BC, KM. Wahyu diduga memuat Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT ) rokok Ilegal asal Singapura.

Kapal beserta muatannya dibawa menuju Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Agus menegaskan, “kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam upaya mengamankan wilayah perairan Indonesia untuk melindungi masyarakat dari barang ilegal yang berbahaya, melindungi industri dalam negeri dan penerimaan negara yang sangat kita butuhkan dalam masa penanganan pandemi Covid-19 saat ini,” tegasnya. (fli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here