Beranda Bhayangkara Serdik Sespimmen Dikreg Ke-61 Berbagi Sukacita Dengan Yatim Piatu

Serdik Sespimmen Dikreg Ke-61 Berbagi Sukacita Dengan Yatim Piatu

49
0
RSUD Tobelo

Bandung, Jabar

Selama masa pandemi Covid-19, panti asuhan menjadi salah satu bagian yang ikut terkena dampaknya. Hal itu seiring dengan menurunnya sektor ekonomi masyarakat.

Bahkan setahun setelah pandemi berlangsung, dampak ekonomi pada sektor ini pun belum hilang. Namun demikian, solidaritas dan kepedulian masyarakat di berbagai lapisan malah semakin terpupuk untuk saling membantu agar bisa cepat keluar dari kondisi sulit tersebut.
Hal ini pula yang menjadi dasar peserta didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-61 TA. 2021 melakukan bakti sosial ke Panti Asuhan Pemberdayaan Umat Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Selasa (20/4/2021).

Bakti sosial ini diikuti oleh serdik Kompol Candra Sasongko, Kompol Bramastyo Priaji, Kompol Dony Satria, Kompol Alex Sandy Siregar, dan Kompol Dhyno Indra S. Menurut Kompol Candra Sasongko, kegiatan bakti sosial ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial para peserta didik.

“Terutama di bulan Ramadhan ini, kita semua diingatkan untuk terus berbagi dan peduli dengan lingkungan sosial kita. Apalagi, masa pandemi belum berakhir. Masih banyak masyarakat, salah satunya panti asuhan yang masih merasakan dampak pandemi di bidang ekonomi,” tuturnya di sela-sela kegiatan buka puasa bersama anak Yatim.
Berdasarkan data yang ada di Pemerintah Kota Bandung, selama masa pandemi, panti asuhan menjadi bagian yang terdampak cukup dalam. Salah satunya karena tidak terlampau banyak orang yang memberikan sumbangan kepada panti. “Padahal mereka tetap harus mendapatkan perhatian,” ucap serdik Bramastyo Priaji.

Lebih lanjut, Bramastyo mengatakan, bantuan yang diberikan berupa dana untuk yayasan, anak-anak yatim, serta sembako untuk yayasan. Selama ini, sebagian bantuan yang diberikan di tengah pandemi berbentuk natura atau barang-barang kebutuhan. Padahal, biaya operasional panti asuhan pun ikut terseok-seok diterpa pandemi virus corona. Belum lagi, biaya untuk pendidikan anak yatim yang ada di panti asuhan. 

Sementara itu perwakilan dari pengurus panti asuhan, Imas Reni Frasnawati, mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan. Menurut dia, selain bantuan sembako untuk panti asuhan, panti asuhan juga membutuhkan dana dari donatur untuk membayar listrik, operasional panti, hingga kebutuhan sekolah anak-anak panti. (Richard L.Tobing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here