Beranda Daerah Simpang Siur Pemberitaan Program BPNT Di Media Online, Ini Kata Kades Sidamukti

Simpang Siur Pemberitaan Program BPNT Di Media Online, Ini Kata Kades Sidamukti

218
0

Pandeglang, Banten

Beredarnya pemberitaan di media online beberapa hari lalu, perihal bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, adanya pungutan uang sebesar Rp. 10 ribu hingga Rp. 20 ribu oleh RT setempat.

Menyikapi hal tersebut Kepala Desa (Kades) Sidamukti, Karsidi, SH., angkat bicara. Dirinya membenarkan adanya pungutan di wilayah kerjanya oleh para RT, adapun pungutan tersebut merupakan hasil kesepakatan antar RT dan KPM untuk memudahkan pendistribusian komoditi BPNT, Minggu (09/01/22).

“Betul RT kami melakukan pungutan uang kepada masyarakat untuk sewa kendaraan pengangkutan komoditi BPNT, demi kepentingan KPM,” ungkapnya.

Lanjut karsidi, pungutan yang dilakukan oleh RT kepada para KPM bukan pungli, karena itu sudah dimusyawarahkan sebelumnya dengan warga, dan mereka menyetujui. Justru dirinya mempertanyakan siapa yang memberitakan bahwa iuran itu pungutan liar.

“Tidak ada pungutan liar, yang ada iuran untuk sewa kendaraan di masing-masing RT, demi memudahkan warga membawa barang-barangnya, mengingat bantuan BPNT bulan ini jumlahnya 4 pagu, itupun hasil kesepakatan antara RT dan KPM,” jelasnya.

Sementara itu, Andi Sunardi selaku ketua Kube Jangkar Mandiri menjelaskan, dirinya yang membantu agen e warong milik Saipunglloh untuk menyalurkan komoditi BPNT, dimana per KPM mendapatkan 4 pagu, diantaranya beras 40 kg, telur 4 kg, ikan 4 kg, Jeruk 3 kg, Tahu 4 bungkus.

“Tidak benar kalau ada pemberitaan jeruk 2 kg, mungkin ada oknum supplier biasa seperti itu barangkali, sehingga dikait-kaitkan ke agen e warong Saipunglloh,” tuturnya.

Andipun menyampaikan ke awak media Bhayangkara utama.com., dengan jarak yang cukup jauh serta barang komoditi yang banyak, inisiatif RT wajib kita apresiasi. Adapun hal ramainya pemberitaan, Andi menjawab dengan santai, “Itu mah hal biasa, ada segelintir orang yang tidak senang terhadap e warong milik Saipunglloh dalam penyaluran BPNT wilayah Sidamukti-Cibungur dengan melibatkan Kube Jangkar Mandiri, karena selama ini di Kecamatan Sukaresmi supplier BPNT banyak melibatkan oknum ASN dan oknum Wartawan untuk kepentingan pribadinya”.

“Biasanya e warong di Kecamatan Sukaresmi itu suppliernya melibatkan oknum ASN dan oknum wartawan, jadi pas e warong Saipunglloh melibatkan Kube Jangkar, banyak yang kebakaran jenggot,” pungkasnya sambil tertawa. (Tardi W.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here