Beranda Tokoh Sosok Mahdum, Kades Ciririp Rumahnya Bak Istana, Penghasilan 30 Juta Perhari Bikin...

Sosok Mahdum, Kades Ciririp Rumahnya Bak Istana, Penghasilan 30 Juta Perhari Bikin Anggota DPR Kaget

57
0

Purwakarta, Jabar

Seorang kepala desa tapi kekayaannya mirip seorang Sultan. Dia adalah Mahdum.

Bahkan anggota DPR RI Dedi Mulyadi dibuat melongo dengan penampakan rumah mewah seorang kepala desa seperti istana sultan.

Mantan Bupati Purwakarta ini semakin kaget, mengetahui penghasilan sang kades mencapai Rp 30 juta sehari.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi atau KDM ini tak sengaja melihat rumah mewah bak istana sultan berkeliling naik motor Vespa matic. Rumah yang dimaksud Kang Dedi berada di Desa Ciririp, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kala itu Kang Dedi hendak menuju Gunung Sanggabuana di perbatasan antara Kabupaten Purwakarta dan Karawang.

Bhayangkarautama.com melansir YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, politikus Golkar itu dibuat melongo.

Usut punya usut rumah mewah yang tampilannya begitu mencolok itu milik Kades Ciririp, Mahdum. Rumah lantai dua berwarna kuning gading itu memiliki pilar cukup besar layaknya sebuah istana. Di halaman rumah ada begitu banyak mobil, mulai dari Toyota Alphard hingga truk.

Dalam video pertama yang menggambarkan rumah mewah Pak Kades, Kang Dedi tidak bertemu pemiliknya.

Mahdum, Kades Ciririp, Kec. Sukasari

Barulah di video selanjutnya, Kang Dedi kembali melewati rumah mewah tersebut dan disambut oleh sang pemilik dan warga sekitar.

Terungkap, Mahdum kaya bukan jabatannya sebagai Kades Ciririp, melainkan dari usahanya yang ditekuni sejak lama. Mahdum diketahui sebagai pengusaha ikan di kawasan Bendungan Jatiluhur.

“Daerah pegunungan, daerah hutan melahirkan banyak orang kaya bukan dari gunung dan hutan tapi dari airnya,” ucap Kang Dedi.

“Dia punya usahanya bukan dari korupsi, tapi dari usaha ikan,” Kang Dedi menjelaskan asal kekayaan Kades Mahdum dilansir dari akun Youtube miliknya, Jumat (3/9/2021).

Mahdum setiap harinya mengirimkan 15 ton ikan untuk dijual ke wilayah Muara Angke dan Muara Baru, Jakarta Utara, dan pasar di Merak, Banten.

“Berangkat jam 4 sore, masarinnya jam 12 malam sampai pagi, sehari 15 ton,” kata Mahdum kepada Kang Dedi.

Mahdum menuturkan, dirinya mengambil untung Rp 2 ribu dari setiap ikan mas yang dikirimnya ke Jakarta dan Merak. Selain ikan mas, dia juga menyuplai ikan nila.

“Di sini ikan mas Rp 21 ribu perkilo, dijual Rp 23 ribu,” kata Mahdum.

Mendengar hal itu, Kang Dedi pun lantas menghitung jumlah pendapatan Mahdum setiap harinya.

Ia menaksir jika Rp 2 ribu dikali 15 ton, sehari bisa mendapatkan Rp 30 juta, dipotong biaya produksi Rp 5 juta, sehingga bersih mendapat Rp 25 juta sehari.

“Sultan dari Ciririp,” ujar Kang Dedi.

Kang Dedi mengapresiasi usaha Mahdum dan sejumlah warga lokal yang sukses berkat budi daya keramba di Bendungan Jatiluhur. Menurutnya, sudah seharusnya warga lokal yang mengelola untuk kesejahteraan mereka. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here