Beranda Daerah Terkait Hilangnya Sejumlah Aset, Pemko Sabang Segera Melaporkan Ke Polisi

Terkait Hilangnya Sejumlah Aset, Pemko Sabang Segera Melaporkan Ke Polisi

39
0

Sabang, NAD

Terkaitnya hilang mesin, pintu dan rangka mobil dinas yang masih tercatat sebagai aset negara milik Pemerintah Kota (Pemko) Sabang, pihak pejabat yang berwenang segara akan melaporkan kasus tersebut ke Polres Sabang.

Dari informasi yang diperoleh Bhayangkara Utama, bahwa para pejabat yang dikonfirmasi menyatakan kehilangan aset negara milik Pemko Sabang memang harus dilaporkan ke pihak berwajib, karena aset dimaksud masih tercatat dibagian aset sebagai milik negara.

Pun demikian, untuk proses menuju pelaporan ke Polisi tentunya ada mekanisme yang harus dilalui agar, proses hukum sesuai prosudur dan tata cara penyimpanan aset. Maka, pihak pejabat terkait kini sedang dalam proses mekanisme internal sebelum dilaporkan ke penyidik Polres Sabang.

“Yang hilang itu aset negara milik pemerintah daerah Kota Sabang, yang selama ini tersimpan rapi dan terkunci dengan aman di gudang bawah tribun Sabang Fair. Namun, ada yang jahil membongkar serta mencincang mobil-mobil dinas eks Singapura yang ada didalamnya”, kata Bahrul, Kabag Umum Pemko Sabang, belum lama ini.

Menurutnya, untuk melaporkan kehilangan aset negara itu ada proses yang harus dilalui, misalnya mendata aset yang hilang tersebut, menyesuaikan dengan data yang tercatat dan tercantum di bagian aset Pemko Sabang, baru kemudian dilaporkan kepada pimpinan seperti Sekreatris Daerah (Sekda).
Nantinya, Sekda lah yang akan berwenang mengeluarkan surat untuk proses pelaporan kepada pihak berwajib dalam hal ini ke Polres Sabang. Itu pun, yang berkewajiban membuat laporan Polisi adalah pejabat bidang aset.

“Ini sudah terjadi jika dilaporkan dan didiamkan saja terkesan pejabat yang bertanggungjawab bidang aset seakan-akan ikut bermain dalam kasus ini. Maka, kami sepakat segera melaporkan ke Polisi setelah mekanisme selesai diproses,” ungkapnya.

Sementara Asisten III Pemko Sabang, Firdaus mengatakan, pihaknya tidak akan diam atas kasus kehilangan aset negara itu, mengingat barang-barang tersebut masih tercatat sebagai harta negara atau belum dihapuskan.

Bahkan dirinya telah memanggil Kepala Bidang (Kabid) Aset dan Kepala Bagian Umum Setda Kota Sabang, untuk mendata ulang aset negara milik Pemko Sabang yang disimpan di gudang arena Sabang Fair, sehingga pada saat dilaporkan ke pihak berwajib catatannya sudah lengkap.

“Jangan main-main, itu harta negara yang masih tanggungjawab pemerintah daerah, maka saya telah memanggil pejabat terkait untuk mendata ulang aset-aset yang hilang itu agar dapat segera dilaporkan ke pihak berwajib guna diproses secara hukum,” ungkap Firdaus.

Terkait kehilangan aset negara tersebut informasi yang diperoleh Bhayangkara Utama dari penyidik menyebutkan, pihak penyidik Polres Sabang sudah mencium bau tak sedap atas kehilangan aset negara tersebut. Dan yang perlu dipertanyakan, sampai hari ini pihak-pihak yang bertanggungjawab belum juga membuat laporan Polisi.

“Kami sudah tahu sebenarnya bau busuk atas kehilangan aset milik negara itu, namun sayangnya sampai hari ini belum ada pihak yang bertanggungjawab membuat laporan Polisi. Nah, ada apa, jangan-jangan ada oknum pejabat yang terlibat didalamnya,” cetus sumber. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here