Beranda Hukum Terkait Penganiyaan Marianus, Kapolres Sikka : Kita Sudah Berdamai Secara Kekeluargaan

Terkait Penganiyaan Marianus, Kapolres Sikka : Kita Sudah Berdamai Secara Kekeluargaan

176
0

Terkait kasus penganiayaan yang dialami Marianus, Warga Desa Kloanglagot, Kecamatan Kewapante oleh beberapa anggota Polisi pada satuan Sabhara Polres Sikka saat Patroli pada malam hari di Kampung Beru, Kecamatan Alok Timur di Maumere, Sabtu (11/04/2020) menuai  damai secara kekeluargaan.

Sikka, NTT | Hal ini disampaikan Kapolres Sikka, AKBP Sujimin kepada media ini melalui percakapan telekomunikasi via WhatsApp , Senin, (20/04/2020), pukul 14:25 Wita.

Kapolres Sikka, AKBP Sujimin mengatakan bahwa kasus yang menimpa saudara Marianus dengan beberapa anggotanya sudah menemukan titik damai secara kekeluargaan yang bertempat diruang kerjanya sendiri. “Kami sudah damai dengan saudara Marianus secara keluarga di ruang kerja saya sendiri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres Sikka menjelaskan, sebelum berdamai, dirinya bersama anak buahnya melakukan kunjungan kerumah korban dan berusaha melakukan perdamaian hingga akhirnya damai secara kekeluargaan pada Jumad, (17/04/2020) lalu.

Berita Terkait : https://bhayangkarautama.com/marianus-jadi-korban-kekerasan-tanpa-penjelasan-aparat-polres-sikka/

“Sebelum berdamai, kita pernah mengunjungi korban dan menemui beberapa keluarga korban dan akhirnya bisa berdamai secara kekeluargaaan,” tambahnya.

Diakhir percakapan, ketika diminta tanggapan atas pernyataan Petrus Selestinus seperti yang diberitakan sebelumnya oleh Bhayangkara Utama bahwa tindakan tersebut salah satunya merusak citra Kapolri Idham Aziz, AKBP Sujimin, dengan nada rendah dan santun mengatakan tidak menjadi masalah bagi dirinya. “Yah, silahkan aja, intinya kita sudah berdamai,” pungkasnya.

Hingga berita ini dinaikkan, Marianus (korban) belum bisa dikonfirmasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here