Beranda Peristiwa Tiga Orang Siswa Tertimpa Runtuhan Tembok SDN 043 Bulubawang

Tiga Orang Siswa Tertimpa Runtuhan Tembok SDN 043 Bulubawang

86

Dinding bangunan tua berukuran 3 Meter dan Tinggi 2 meter dibelakang gedung guru SDN 043 Bulubawang Desa Patampanua Kecamatan Matakali Kabupaten Polewalimandar Provinsi Sulawesi Barat, roboh dan menimpa tiga korban anak siswa saat sedang bermain di waktu Jam istirahat belajar pukul 10.00 wita, diduga ketiga korban tersebut memanjat tembok untuk memetik buah  jambu yang pas berdekatan dengan dinding gedung guru yang merupakan bangunan tua dan kelihatan sudah rapuh.

Polman, Sulbar | Tiga orang korban siswa pelajar kelas IV SDN 053 Bulubawang, satu korban dinyatakan meninggal dunia bernama Fery (9) sesaat setelah dilarikan kerumah sakit daerah RSUD Polewali untuk mendapatkan pertolongan medis.

Dua temannya Wahyuddin Aprilian (9) mengalami luka dan patah pada pergelangan kaki dan Henki (9) dalam kondisi kritis mengalami luka robek pada kepala bagian belakang, bibir bagian atas sebelah kiri  robek dan bengkak pada kelopak mata sebelah kiri.

Kasat Reskrim Polres Polman AKP Syaiful Isnaini, SE. S.IK mengatakan peristiwa itu bermula diduga tiga anak korban tersebut hendak memetik jambu biji yang berada didekat dinding tembok bangunan, salah satu korban memanjat di dinding tembok bangunan tua dan rapuh mengakibatkan tembok bangunan tersebut roboh.

Salah seorang guru honorer Hardiansyah mengatakan saat kejadian dirinya sedang berada dalam ruangan kelas, kemudian mendengar suara reruntuhan disertai suara teriakan korban.

Mendengar kejadian itu dia segera menuju kesumber suara dan mendapati tiga korban tertimpa reruntuhan dinding tembok bangunan, ketiga korban langsung dilarikan kerumah sakit RSUD Polewali untuk dilakukan pertolongan medis.

Amiruddin salahsatu wakil ketua DPRD Polman saat berada di Tempat Kejadain Perkara (TKP,red) saat ditanya awak media mengatakan bahwa, “salah satu dari ketiga korban, korban yang meninggal dunia bernama Fery adalah keponakan saya,” tutur Amiruddin sedih.

BACA JUGA :  16 Desa Di Kecamatan Sedati Luncurkan Kampung Tangguh Semeru

Saat kejadian ayah korban  tidak berada ditempat, sedang berada di perantauan di Kalimantan. Terang Amiruddin wakil ketua DPRD Polewalimandar di tempat kejadian saat polisi sedang memasang garis pembatas Police line.

Komentar Facebook