Beranda Daerah Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Tambatan Perahu Ditahan Kejaksaan Negeri Halut

Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Tambatan Perahu Ditahan Kejaksaan Negeri Halut

64
0

Tobelo, Halut

Tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Tambatan Perahu di Desa Dagasuli, Kecamatan Loloda Kepulauan, akhirnya ditahan pihak Penyidik Kejaksaan Negeri Halmahera Utara, Jumat (24/6/2022).

Masing-masing tersangka Abdul Aziz Fadel (Rekanan), Djainudin Karim sebagai Direktur Perusahaan CV. Sakral Kontraktor, dan Thomas Ray Ray, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ditahan Penyidik Kejaksaan Negeri Halmahera Utara setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Proyek senilai Rp1,3 milyar oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Utara dianggarkan pada tahun 2016, setelah diperiksa oleh BPKP Maluku Utara ditemukan kerugian negara ratusan juta rupiah.

Kasi Pidsus Kejari Halmahera Utara Eka J Hayer, kepada sejumlah awak media membenarkan bahwa ketiga orang tersebut setelah melalui proses pemeriksaan maka ditetapkan tersangka.

“Mereka tersangka kami, ditahan selama 20 hari di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo, mulai hari ini tanggal 24 Juni sampai 14 Juli 2022. Sedangkan untuk pasal yang disangkakan kepada ketiga tersangka tersebut adalah pasal 2 juncto, pasal 18 juncto, pasal 55 KUHP, pasal 3 juncto, pasal 18 juncto, dan pasal 55 KUHP,” ungkap Eka. (Roby Pangemanan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here