Beranda Nasional Tilep Emas Batangan Barang Sitaan, Pegawai KPK Dipecat Dengan Tidak Hormat

Tilep Emas Batangan Barang Sitaan, Pegawai KPK Dipecat Dengan Tidak Hormat

26
0

Jakarta

Seorang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipecat secara tidak hormat, karena terbukti mengambil barang bukti yang menjadi rampasan.

Pegawai yang dipecat tersebut berinisial IGA, yang merupakan anggota Satgas yang ditugaskan menyimpan, mengelola barang bukti pada Direktorat Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK.

Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan, dalam dua minggu terakhir, Dewas KPK telah melakukan persidangan terhadap pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh pegawai KPK berinisial IGA.

Tumpak mengungkapkan, IGA disidang etik karena telah melakukan perbuatan yang tergolong perbuatan tindak pidana yang juga melanggar etik.

“Karena itu, Dewas hari ini sudah membacakan putusan hasil pemeriksaan terhadap kasus ini,” kata Tumpak kepada wartawan di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021).

Tumpak juga menjelaskan, perbuatan tindak pidana yang dilakukan oleh IGA. Pasalnya, IGA mengambil barang bukti yang sudah menjadi barang rampasan negara, yang akan dilakukan pelelangan dalam perkara Yahya Purnomo.

Diketahui, barbuk tersebut jumlahnya cukup banyak ada 4 tempat, kalau total semua bentuknya adalah emas batangan, semua jumlahnya emas batangan sekitar 1.900 gram, jadi kurang 100 gram, jadi dua kilogram yang dicuri,” kata Tumpak.

Sementara itu, emas batangan yang diambil sudah digadaikan oleh IGA. Sehingga Dewas mengambil keputusan bahwa IGA terbukti melakukan pelanggaran kode etik, tidak jujur, dan menyalahgunakan kewenangan untuk pribadi.

“Ini merupakan satu pelanggaran dan nilai-nilai integritas yang ada kita atur sebagai pedoman perilaku untuk seluruh insan KPK,” ujarnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here