Beranda Hukum Tim Gabungan Tangkap Pembuat Video Hoax Jaksa Terima Suap Sidang Rizieq

Tim Gabungan Tangkap Pembuat Video Hoax Jaksa Terima Suap Sidang Rizieq

81
0
RSUD Tobelo

Takalar, Sulsel

Tim gabungan dari kepolisian dan kejaksaan menangkap seorang pemuda berinisial F (18), di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), karena diduga menyebarkan video hoax jaksa menerima suap dalam sidang kerumunan dan tes swab Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

“Tadi itu (pelaku) diambil ke kantor jam setengah tujuh pagi,” kata Kajari Takalar, Salahuddin, seperti dikutip dari detikcom, Senin (22/3/2021).

Salahuddin mengatakan, tim gabungan Intel Kejari Takalar, Intel Kejati Sulsel, serta aparat Polres Takalar meringkus terduga pelaku di kediamannya di area Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Takalar, hari Senin (22/3/2021).

“Iya (Pelaku diamankan sebagai terduga penyebar hoax jaksa penerima suap dalam sidang kerumunan dan tes swab Habib Rizieq Shihab),” ujar Salahuddin membenarkan.

Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke Kejati Sulsel untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sebuah ponsel yang diduga sebagai alat membuat dan menyebarkan hoax turut disita.

“Sebelum dibawa ke Kejati Sulsel, kami bersama Tim kembali ke tempat tinggal pelaku untuk memeriksa alat yang digunakan,” pungkas Salahuddin.

Sebelumnya, video hoax yang dimaksud menarasikan dengan voice over ‘terbongkar pengakuan seorang jaksa yang mengaku menerima suap kasus sidang Habib Rizieq Shihab, innalillah, semakin hancur wajah hukum Indonesia’.

Video berdurasi 48 detik itu menampilkan wawancara wartawan dengan seorang jaksa, yang belakangan diketahui Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yulianto, SH.

Potongan video itu memunculkan interaksi wawancara antara jaksa Yulianto dan wartawan.

“Berapa yang ditangkap, Pak ? ,” kata wartawan.
“Satu yang kita tangkap jaksa AM, yang kedua adalah AF, pemberinya,” kata jaksa Yulianto.
“Nominalnya ? ,” sahut wartawan.
“Nominalnya 1,5, uangnya dalam bentuk pecahan rupiah dan pecahan rupiah Rp 100 ribu dan pecahan Rp 50 ribu,” kata jaksa.
“Ditemukan di ? ,” lanjut wartawan itu.
“Ditemukan di tempat kos oknum jaksa,” ungkap jaksa mengakhiri.

Kejagung lantas memberikan penjelasan. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyebut, peristiwa dalam video itu terjadi pada November 2016. Leonard menerangkan, video itu tidak berkaitan dengan peristiwa sidang Habib Rizieq.

“Video penangkapan seorang oknum jaksa oleh tim saber pungli Kejaksaan Agung adalah peristiwa yang terjadi pada bulan November tahun 2016 yang lalu, dan bukan merupakan pengakuan jaksa yang menerima suap kasus sidang Habib Rizieq Shihab,” kata Leonard. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here