Beranda Bhayangkara Tim Gabungan Yustisi TNI-Polri, Sat PolPP, Dishub dan BPBD Kab. Melawi Himbau...

Tim Gabungan Yustisi TNI-Polri, Sat PolPP, Dishub dan BPBD Kab. Melawi Himbau Masyarakat Tidak Berkerumunan Di Bawah Jembatan Melawi

97
0
RSUD Tobelo

Melawi, Kalbar

Tim Yustisi Kabupaten Melawi dan Satgas Aman Nusa II Polres Melawi melakukan himbauan agar masyarakat tidak melakukan kerumunan di bawah jembatan Nanga Pinoh, supaya tidak terjadi kluster baru Covid-19 di Kabupaten Melawi, Jumat (26/2/2021), sekitar jam 14.00 wib s/d jam 17.45 wib.

Dalam kegiatan tersebut, masih banyak warga masyarakat yang sadar ketika mendengarkan himbauan petugas dan langsung beranjak pulang ke rumahnya, ada juga warga tidak menghiraukan himbauan petugas gabungan TNI-Polri, Sat Pol PP, Dishub dan BPBD Kabupaten Melawi tersebut.
Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K., melalui Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Bhakti Juni Ardi, didampingi Danramil Nanga Pinoh, Kapten Arm. Iman, menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan oleh petugas gabungan agar warga masyarakat yang sering berkerumun di bawah jembatan Nanga Pinoh dapat diminimalisir. “Allahamdullilah, walaupun warga diingatkan secara berulang-ulang kali, ada juga yang sadar dan beranjak meninggalkan tempat tersebut. Ini adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di Kabupaten Melawi. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin menjadi kluster baru penyebaran Covid-19. Karena penyebaran Covid-19 di Kabupaten Melawi ini beberapa minggu yang lalu mengalami lonjakan kasus positif.
Kami hadir untuk mencegah dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat itu saja,” tegas Iptu Bhakti.

Sementara itu, Kapten Arm. Iman, Danramil Nanga Pinoh mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sudah sangat maksimal oleh petugas gabungan, karena dari hari sebelumnya kerumunan warga dapat dicegah dan diatasi.

“Dengan kegiatan sinergitas Personil gabungan ini, kerumunan warga masyarakat di bawah jembatan sudah berkurang. Kami berharap kepada warga agar menyadari bahwa Negara kita, Kabupaten kita masih dilanda pandemi Covid-19. Dimohon warga masyarakat tidak melanggar protokol kesehatan walaupun alasan mandi dan sebagainya, karena virus corona ini, tidak diketahui dibawa siapa dan disebarkan oleh warga yang ikut berkerumun disini. Oleh sebab itu, mari kita sadar dan patuhi protokol kesehatan, hindari kerumunan,” tuntasnya. (Rabi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here