Beranda Bhayangkara Timbulnya Program “Kue Surga” Atas Ketulusan Hati Seorang Irjen Pol Drs Wahyu...

Timbulnya Program “Kue Surga” Atas Ketulusan Hati Seorang Irjen Pol Drs Wahyu Widada, M. Phil

15

“Timbulnya program “Kue Surga” itu merupakan atas ketulusan hati seorang Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada, M. Phil, dalam melihat kehidupan masyarakat bawah di Provinsi Aceh,” demikian disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya, yang diterima awak media, Senin (29/06/2020).

Bapak Kapolda melihat kondisi rumah mereka reot dan tidak layak huni, sehingga Kapolda Aceh memutuskan untuk membangun rumah 2 janda tersebut dengan program “Kue Surga”. “Kabid Humas Polda Aceh – Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si”

Banda Aceh | Kabid Humas menyebutkan program “Kue Surga” Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, berawal dari ketulusan hati Kapolda saat  melihat kaum dhuafa ketika bertugas turun ke lapangan dan berawal dari kegiatan itulah ceritanya dikemas dalam sebuah video yang kini menjadi minat penonton masyarakat.

Dalam video yang bertajuk “Kue Surga” tersebut menceritakan bahwa lahir program “Kue Surga” ini bermula dari ketulusan hati Kapolda Aceh. Dimana, pada Sabtu tanggal 16 bulan Mei lalu Kapolda saat itu sedang mengendarai sepeda motor masuk ke kampung pedalaman Aceh Besar untuk membagi-bagikan sembako.

“Dalam perjalanannya, tiba-tiba perhatian Kapolda Aceh terhenti melihat 2 rumah lusuh dan reot, di rumah itu masing-masing dihuni dua orang janda dan salah satu dari janda penghuni rumah itu memiliki 7 orang anak yang masih kecil,” terang Kabid Humas.

Melihat mereka hidup dalam kesusahan dan Kapolda Aceh terpaku dengan kondisi seluruh penghuni rumah dimaksud, dimana seorang wanita yang tidak ada lagi suaminya menghidupi 7 orang anaknya dari belas kasihan warga sekitar.

BACA JUGA :  Personil Sat Lantas Polrestabes Medan "Over Weight " Lari Kelilingi Lap. Merdeka

“Bapak Kapolda melihat kondisi rumah mereka reot dan tidak layak huni, sehingga Kapolda Aceh memutuskan untuk membangun rumah 2 janda tersebut dengan program “Kue Surga”,” jelas Kombes Ery Apriyono.

Kemudian proses pembangunan rumah mereka terus berjalan dan kini rumahnya sudah siap dihuni. Kemudian, Bapak Kapolda kembali datang menemui mereka sekaligus meresmikan dan menyerahkan rumah tersebut kepada kedua janda itu.

“Saat Bapak Kapolda menyerahkan kunci rumah, kedua janda itu tidak kuasa menahan rasa syukurnya dan terima kasihnya kepada Kapolda Aceh,” kata Kabid Humas.

Jadi begitulah yang namanya hidup, Kapolda sering mengatakan, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, beribadah itu bisa dilakukan kapan saja dan kegiatan apa saja, yang bermanfaat bagi orang lain.

“Bapak Kapolda sering mengatakan apa yang kita miliki, sedikit kita bagikan kepada orang-orang yang mungkin kekurangan. Jadi,  konsep “Kue Surga” ini adalah bagaimana kita berbagi dengan sesama,” kata Kombes Ery Apriyono. (Jalaluddin Zky).

Komentar Facebook