Beranda Hukum Tindak Pelaku Ilegal Logging : LASKAR Acungkan Jempol Kepada Kapolda Aceh

Tindak Pelaku Ilegal Logging : LASKAR Acungkan Jempol Kepada Kapolda Aceh

37

“Atas nama Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya dan diri pribadi, saya mengacungkan jempol atas kinerja Kapolda Aceh, yang begitu cepat menindak pelaku Ilegal Logging di kawasan pegunungan Aceh Besar,” ungkap Teuku Indra.

Meskipun barang bukti sudah diamankan oleh Polres Aceh Besar, namun saya yakin Polisi segera menangkap pelakunya. Apalagi, masyarakat sekitar sungguh berharap hal itu karena mereka tidak setuju adanya kegiatan merusak alam ini. “Teuku Indra – Ketum LASKAR”

Aceh Besar | Terkait penindakan atas kegiatan Ilegal Logging di kawasan hutan lindung pergunungan Meulu, Gampong (Desa) Aneuk Glee, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh, Ketua Umum (Ketum) Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR) Teuku Indra, mengacungkan jempol atas kinerja Kapolda Aceh, yang begitu cepat beraksi.

Teuku Indra yang lebih dikenal sebutan Popon ini mengatakan, masyarakat Aceh kini percaya penuh langkah-langkah yang diterapkan Polisi Daerah (Polda) Aceh, yang dipimpin Inspektur Jenderal Polisi Drs Wahyu Widada, M. Phil, dalam menjalankan tugas kepolisiannya.

“Menurut saya kini masyarakat Aceh sangat percaya dengan derapan langkah-langkah yang diterapkan Kapolda Aceh, Bapak Irjen Pol Drs Wahyu Widada, M. Phil, dalam memberi keamanan, kenyaman dan mengayomi masyarakat”, kata Popon.

Bagaimana tidak lanjut Popon lagi, begitu muncul berita dimedia adanya kegiatan Ilegal Logging di kawasan hutan lindung pergunungan Meulu, Gampong Aneuk Glee, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, tidak lama kemudian langsung beraksi.

Popon berharap, meskipun barang bukti sudah diamankan pelakunya juga harus bisa ditangkap, karena menurutnya, sangat mudah untuk melacak siapa yang melakukan Ilegal Logging tersebut. Sebab, masyarakat sekitar sama sekali tidak setuju adanya kegiatan dimalsud.

“Meskipun barang bukti sudah diamankan oleh Polres Aceh Besar, namun saya yakin Polisi segera menangkap pelakunya. Apalagi, masyarakat sekitar sungguh berharap hal itu karena mereka tidak setuju adanya kegiatan merusak alam ini,” tandasnya.

BACA JUGA :  Jatuh Dari Motor Usai Rampas HP : Penjambret Ditangkap Jajaran Polsek Medan Helvetia Polrestabes Medan

Sementara sumber yang diterima media ini Kamis tanggal 02 Juli 2020 menyebutkan, pada hari Selasa tanggal 30 Juni lalu, Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Besar, telah melakukan penindakan terhadap kegiatan Ilegal Logging di kawasan hutan lindung Gampong Aneuk Glee, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Aceh Besar, mendatangi lokasi pembalakan hutan lindung itu dengan menggunakan sepeda motor melintasi  jalan pinggiran gunung yang dibuat oleh pelaku Ilegal Logging.

Untuk menuju lokasi tersebut Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Aceh membutuhkan waktu selama 3 jam lebih. Sampai di lokasi Tim menemukan barang bukti berupa kayu jenis balok tem rimba yang ditinggalkan oleh pelaku Ilegal Logging sebanyak sekitar 10 kubik.

Pihak Tim Opsnal harus bekerja keras untuk mengangkat dan mengangkut barang bukti tersebut ke Markas Polisi Resort (Mapolres) Aceh Besar. Kini barang bukti telah diamankan, untuk penyidikan lebih lanjut.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, kegiatan Ilegal Logging di Aceh Besar  semakin marak, aparat hukum diminta segera menindak. Masyarakat Gampong Aneuk Glee, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, sangat gerah melihat ulah oknum-oknum tertentu melakukan pembalakan hutan untuk mengambil kayu log. (Jalaluddin Zky).

Komentar Facebook