Beranda Daerah TKSK Kecamatan Sobang Angkat Bicara, Terkait Polemik Pembagian Sembako Terdapat Kekeliruan

TKSK Kecamatan Sobang Angkat Bicara, Terkait Polemik Pembagian Sembako Terdapat Kekeliruan

40
0

Pandeglang, Banten

Bantuan Program Sembako Tunai (BPST) yang disalurkan melalui PT. Pos Indonesia untuk bulan Januari, Februari, Maret tahun 2022 berjumlah Rp 600 ribu per KPM, sebagian KPM membelanjakan ke agen e warung milik Dewi sejumlah Rp 400 ribu, yang sisanya Rp 200 ribu KPM sendiri yang simpan. Hal ini sedang ramai dalam pemberitaan di media massa dan online khususnya wilayah Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

TKSK kecamatan Sobang, Hety Susyanty, memberikan tanggapan. “Sebenernya ini dilema bagi kita sebagai pendamping bansos, karena dalam pelaksanaan dirinya diminta laporan pertanggungjawaban dan memastikan agar uang tersebut tidak dibelanjakan diluar yang telah ditetapkan Kemensos dan hal itu ia sampaikan ke pemerintah desa, akan tetapi mungkin pihak desa menyampaikannya kurang dipahami KPM,” terangnya, Kamis (3/3/2022).

“Tujuan saya intinya untuk memastikan agar KPM berbelanja sembako, seperti ketentuan yang telah ditentukan dalam program sembako, agar tidak di salah gunakan buat keperluan yang lain di luar ketentuan tersebut,” jelasnya.

Lanjut Heti, ramainya kurang timbangan dalam pembagian sembako di agen e warong, dirinya sudah menghimbau ke agen untuk mengganti kekurangan tesebut.

“Karena ini kesalahan agen, makanya saya intruksikan untuk mengganti kekurangannya, informasinya sudah dilakukan,” imbuhnya.

Sementara itu Dewi selaku agen e warong mengatakan, pembagian paket sembako dirinya mengakui ada kekeliruan.

“Terkait kekeliruan sudah diselesaikan,” katanya singkat. (Tardi W.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here