Beranda Daerah Trimitra Pendidikan, Pengawas, PGRI dan K3S Kecamatan Cibadak Apresiasi Kinerja Inspektorat

Trimitra Pendidikan, Pengawas, PGRI dan K3S Kecamatan Cibadak Apresiasi Kinerja Inspektorat

139
0

Sukabumi, Jabar

Dilaksanakannya kegiatan pengawasan dan pembinaan oleh Inspektorat di Kec. Cibadak, meski sempat berpindah tempat dan hanya 6 (enam) sekolah yang ditunjuk sebagai perwakilan, karena sebagai upaya mematuhi Prokes.

Menurut Ahmad Yani, S.Pd., M.Pd., selaku pengawas bina pendidikan Kec. Cibadak saat diwawancara mengatakan, pihaknya selaku pengawas bina beserta jajaran pengurus PGRI dan K3S mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak Inspektorat, Sabtu (13/03/2021).

“Kami mengucapkan terimakasih serta memberikan apresiasi setinggi- tingginya terhadap kinerja Inspektorat,” ucapnya.

Lanjut ia memaparkan, “Tentunya, melalui pembinaan oleh Inspektorat dapat meningkatkan kinerja para Kepala Sekolah (Kepsek) dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)”.

“Saya yakini melalui pembinaan tersebut para Kepsek selaku pengelola dana BOS, akan termotivasi dalam membuat laporan yang tertib administrasi, sekali pun dalam pengadministrasian terkait pajak,” papar Ahmad Yani.
Ketika disinggung adanya pengkondisian finansial oleh K3S dari para Kepsek untuk pihak Inspektorat, ia menegaskan sekaligus menampik informasi yang disampaikan awak media. Menurutnya bahwa informasi tersebut tidak benar. Lalu ia menuturkan, sebagai pribumi dan memiliki adat ketimuran sudah sewajarnya menjamu apabila ada tamu datang.

“Kami tegaskan, tidak ada pengkondisian finansial oleh K3S, namun atas nama organisasi sebagai pribumi apabila kedatangan tamu sudah sewajarnya menjamu dengan memberikan makan dan minum,” tutur Ahmad Yani.

Lanjutnya mengatakan, “Selaku pengawas bina, pihaknya selalu mengontrol setiap kegiatan yang dilaksanakan baik oleh PGRI maupun K3S, adapun kegiatan pembinaan oleh pihak Inspektorat merupakan program rutin dengan tupoksinya melakukan pengawasan dan pembinaan”.

“Alhamdulillah, kami beserta pengawas dan K3S dapat bersinergi dalam menjalankan tupoksi masing-masing, dengan tujuan yang sama yaitu meningkatkan sektor pendidikan di kecamatan Cibadak yang selama ini dapat dikatakan sebagai barometer, dan tentunya hal ini tidak terlepas dari pengawasan dan pembinaan pihak Inspektorat,” pungkasnya.

Selain itu, ia menambahkan, “Kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh petugas Inspektorat itu, sangat berdampak positif terhadap rekan-rekan Kepala Dekolah. Karena kedepannya dalam pengelolaan dan peng LPJ an dana BOS, mereka akan lebih hati-hati dan tertib administrasi, bahkan tidak akan terjadi lagi adanya dugaan penyimpangan anggaran yang selama ini menjadi bahan temuan pihak auditor.

“Kegiatan oleh pihak Inspektorat ini, sangat bermafaat bagi rekan-rekan Kepala Sekolah, serta dapat diyakini kedepannya, mereka bisa tertib administrasi dalam pembuatan LPJ yang sesuai dalam Arkas, sehingga dapat dipergunakan dalam kontek antara perencanaan, pelaksanaan dan pelaporannya pun bisa dipertanggungjawabkan secara maksimal.,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Cibadak, Aceng Mustapa, yang didampingi Ketua K3S, Nina Nurmalia menegaskan, bahwa isu adanya pengondisian sejumlah uang dari para Kepsek oleh K3S yang diinstruksikan oleh diirinya, ia menampiknya, bahkan menegaskan jika informasi tersebut tidak benar adanya dan tidak pernah terjadi. Lalu, ia balik bertanya kepada awak media dari mana mendapatkan informasi tersebut.

“Selaku ketua PGRI, saya tidak pernah mengintruksikan K3S mengkondisikan sejumlah uang dari para Kepsek untuk pihak Inspektorat, informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah ada pengondisian finansial. Saya bersedia melakukan klarifikasi dengan sumber yang menyebarkan informasi tidak benar ini, dari siapa rekan-rekan media mendapat informasi tersebut,” ujar Aceng terlihat kesal. (Ludy Herdiansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here