Beranda Daerah Tuduhan Sekdes Baregbeg Korupsi Tidak Berdasar, PPDI Ciamis Dorong Sekdes Laporkan Pencemaran...

Tuduhan Sekdes Baregbeg Korupsi Tidak Berdasar, PPDI Ciamis Dorong Sekdes Laporkan Pencemaran Nama Baik

692
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Menyikapi berita laporan Sekdes korupsi hingga 2 Milyar, PPDI sebagai organisasi profesi perangkat desa tidak akan tinggal diam, hal tersebut diungkapkan Ketua PPDI Kabupaten Ciamis, Toto Suryanto didampingi Sekum PPDI, Mas Ahim kepada para wartawan di tengah kesibukannya setelah menghadiri pembukaan Muscab Apdesi di Hotel Tiara Ciamis, Selasa (28/07/2020).

“Kuasa pengguna anggaran itu Kepala Desa, aneh kalo Sekdes yang di laporkan korupsi apalagi sampai 2 Milyar, kami lihat Sekdes Baragbeg juga low profil, tidak nampak berpenampilan berlebihan, kurang logis kalau dianggap korupsi,” – Sudrajat, Wakil Ketua PPDI –

Ketua PPDI Kab. Ciamis, Toto Suryanto didampingi Sekum Mas Ahim dan Ketua PK Kecamatan Lakbok Kab.Ciamis, Saat di wawancarai awak media, Selasa (28/07/2020)

Ciamis, Jabar |BU| Toto menuturkan, dalam rangka melakukan pembinaan anggota, PPDI Kabupaten Ciamis melakukan Investigasi dan Pencarian Informasi terkait berita laporan korupsi di Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok.

Alhasil setelah terkumpul informasi dari beberapa sumber, pengurus PPDI memanggil saudara Anwar selaku Sekdes Baregbeg Kecamatan Lakbok.

“Pada saat Sekdes datang, pengurus PPDI sangat terkejut melihat kondisi fisik sekdes yang sangat tertekan dan menanggung beban psikis, ini nampak dari gestur badan dan cara bicara,” terang toto.

Di katakan Toto, “Sekdes Baregbeg dan keluarganya saat ini mengalami tekanan sangat berat dengan menyebarnya berita laporan korupsi dan pemalsuan tanda tangan yang viral di Kecamaran Lakbok, bahkan di grup grup WA di desa Baregbeg sudah menyebar,” terangnya.

“Dari pengakuan yang bersangkutan, Anak kandung nya yang berusia sekitar 15 tahun sampai mengalami sakit akibat menanggung rasa malu berlebihan, walaupun baru sebatas dugaan,” imbuhnya.

“Kami menyatakan bahwa berita korupsi hingga 2M yang dilakukan oleh Sekdes Baregbeg adalah pembunuhan karakter,” tegas Toto Suryanto.

“Apalagi jika melihat bahwa sekdes bukan Kuasa Pengguna Anggaran. Efek dari berita yang viral, sekdes dan keluarganya menjadi tertekan dan stress,” pungkas Toto.

Sedangkan Mas Ahim selaku Sekum PPDI menyayangkan tuduhan ini, “Secara umum, kami melihat bahwa pembangunan di Desa Baregbeg justru terbilang sangat bagus, Adapun tuduhan pemalsuan tanda tangan, Sekdes justru tidak merasa dan mengakui membuat berita acara yang di maksud. PPDI Kabupaten Ciamis berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan mediasi agar duduk permasalahannya jelas dan tidak ada yang dirugikan,” tandasnya.

“Kami berharap suhu panas pilkades di desa manapun tidak mengganggu kinerja perangkat desa,” singkat mas Ahim.

Di tempat terpisah Sudrajat, Wakil ketua PPDI menyarankan kepada Saudara Anwar untuk melaporkan balik pihak pelapor karena menganggap tuduhannya tidak logis.

“Kuasa pengguna anggaran itu Kepala Desa, aneh kalo Sekdes yang di laporkan korupsi apalagi sampai 2 Milyar, kami lihat Sekdes Baragbeg juga low profil, tidak nampak berpenampilan berlebihan, kurang logis kalau dianggap korupsi,” tegas pria yang menjabat Sekdes Sadananya ini.

PPDI secara organisasi merasa punya kewajiban membela anggotanya, “Semoga ini bisa menguatkan mental Sdr. Anwar dan keluarganya dan menjadi pembelajaran kepada semua pihak, untuk tidak mudah menuduh,” tegasnya. (Muhamad Rifa’i)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here